UJIAN NASIONAL 2007/2008 TINGKAT SMA; Pusat Wacanakan Unas Enam Bidang Studi

Kepala Dinas Pendidikan Propinsi DIY Drs Sugito MSi mengatakan ujian nasional (Unas) untuk tingkat SMA tahun 2008 sangat mungkin tidak hanya tiga mata pelajaran (Mapel) saja namun meliputi enam mapel. Sedang untuk SMK dan SMP meliputi empat mapel. Meski demikian sampai saat ini Diknas Propinsi DIY belum bisa melakukan sosialisasi terhadap sekolah-sekolah karena belum adanya surat keputusan (SK) atau ketetapan dari pemerintah pusat.

“Ini baru wacana karena sampai saat ini kami belum menerima SK dari pemerintah, sehingga belum melakukan sosialisasi” kata Kadiknas Propinsi Sugito yang saat dihubungi KR masih berada di Jakarta. Belum adanya kepastian atau ketetapan dari pemerintah pusat itu pihaknya belum bisa banyak memberikan penjelasan. Termasuk apa saja bidang studi tambahan yang akan diujikan dalam Unas mendatang atau perubahan apa saja dalam sistem Unas 2008.

Yang jelas, kata Sugito, jika memang ada perubahan dalam Unas SMP/SMA/SMK langkah awal yang akan dilakukan Diknas Propinsi DIY adalah melakukan sosialisasi kepada orangtua murid. Harapannya, jika memang wacana tersebut terjadi, SK dari pemerintah pusat segera turun ke daerah sehingga bisa dilakukan sosialisasi.

Pakar pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta, Dr Muhsinatun Siasah mengatakan, meski sampai saat ini SK terkait dengan bidang studi yang akan diujikan dalam Ujian Nasional (Unas) pada tahun ajaran 2007/2008 belum ada kepastian. Tapi pada prinsipnya dirinya tetap mendukung (tidak keberatan) jika materi yang diujikan lebih dari 3 bidang studi. Pasalnya selain terjadi diskriminasi mata pelajaran bisa dihindari, siswa akan lebih termotivasi untuk belajar. Meski begitu agar hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal, alangkah baiknya jika sosialisasinya dilakukan sejak awal tahun ajaran.

“Saya kira jika materi yang diujikan dalam Unas lebih dari 3 bidang studi justru bisa membawa dampak positif dalam dunia pendidikan. Pasalnya selain tidak akan terjadi diskriminasi pelajaran, sekolah bisa mengetahui sejauhmana kompetensi dasar lulusannya. Memang untuk mewujudkan hal itu bukan sesuatu yang mudah, namun jika sosialisasi terkait dengan hal itu dilakukan sejak awal. Saya optimis berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan Unas akan bisa diatasi,” katanya.

Lebih lanjut Muhsinatun menambahkan, pelaksanaan Unas pada tahun 2007/2008 akan bisa optimal jika guru sebagai tenaga pendidik selalu berupaya untuk meningkatkan profesionalitas. Hal itu penting, karena selama ini masih banyak guru yang cenderung mengacu buku pelajaran. Padahal dengan adanya KTSP, sebenarnya guru bisa lebih kreatif dalam mengajar.

Tentunya kreatifitas tersebut harus disesuaikan dengan sarana prasarana yang ada dan kemampuan peserta didik. Jika hal itu bisa terwujud, selain guru jadi termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri, suasana belajar jadi lebih menyenangkan.

“Memang jika materi yang diunaskan lebih dari 3 bidang studi mau tidak mau sekolah harus bekerja keras untuk memenuhi target yang sudah ditentukan. Tapi bukan berarti hal itu harus disikapi secara berlebihan. Di samping tidak akan menyelesaikan masalah, saat ini yang penting dan perlu segera dilakukan adalah kepastian terkait dengan hal itu segera disosialisasikan ke sekolah,” tandasnya.

Sumber: Hari Nuryanto

http://www.primagama.co.id/v2/main.php?hal=berita&id=36

About these ads

212 Responses to “UJIAN NASIONAL 2007/2008 TINGKAT SMA; Pusat Wacanakan Unas Enam Bidang Studi”


  1. 1 Nisa 14 September 2007 pukul 4:52 pm

    tapi dadakan gini salah neh. apalagi sampai skarang belum diputuskan. trus gimana kalau ternyata diputuskannya pas 1 bulan menjelang ujian. waiah. persiapannya kan gak dari awal… gak mateng gtl

  2. 2 atmo4th 18 September 2007 pukul 1:10 pm

    Tiga pelajaran aja masih bocor sana-sini. Hmm,..

  3. 3 prapto 19 September 2007 pukul 10:20 am

    asik……………lho
    ada banyak uang………….
    ada banyak kecurangan……………….
    ada banyak korupsi…………………….
    ada banyak korban…………………………
    ada banyak demonstrasi…………………………
    ada banyak dosa…………………………………..
    siap-siap ada yang harus rela dicopot jabatannya jadi ada lowongan pekerjaan ……………………………..

  4. 4 joko aris 19 September 2007 pukul 5:46 pm

    Semua mata pelajaran diujikan secara nasional juga tidak apa-apa, yang penting kelulusan ditentukan oleh Sekolah.Kecurangan yang terjadi selama ini karena dipicu kesewenang-wenangan sistem kelulusan yang diambil alih secara paksa. Saat masih ada NEM,ujian relatif tidak membebani semua pihak dan data nilai yang diperoleh benar-benar MURNI.

  5. 5 nonfa 21 September 2007 pukul 8:30 am

    wah.
    saya taun depan ujiannya :|

  6. 6 Armando 23 September 2007 pukul 1:11 am

    Apaan nich??
    Pemerintah yang plin-plan. Norak gak konsisten. Semaunya sendiri membuat aturan2 yg gak pernah jelas. Gak bisa apa memberi sesuatu hal kepada siswa nya agar dapat beradaptasi dahulu dalam sistem UNAS tahun lalu. Jangan gonta-ganti kayak gini, mang siswa layaknya HP yang dgn mudahnya di ganti2 cashingnya???!!!!

    Pake dulu sistem yang dulu selama 5-10 th. Liat dulu perkembangannya. Baik or buruk bagi pendidikan Indonesia. Jangan asal ganti sistem kelulusan. Klo memang maksudnya pemerintah ingin yang terbaik untuk muridnya bukan kayak gitu caranya. Bodoh bgt sich gak bisa ngebuat peraturan yang konsisten secara bertahap. Negara tetangga qta aja bisa melakukan pembaharuan pembelajaran dengan bertahap dan mendapatkan hasil yang maksimal dari para siswanya. Sedangkan qta?? NOL besar,,, hasil apa yang di dapat?? bukannya banyak yang lulus dari ujian pemerintah tapi ketakutan akan sistem kelulusan yang “PAYAH”. Jangankan murid dapat maju ilmunya, untuk maju aja harus takut dulu dengan keputusan pmerintah yang “KATROK”!!!!

    Gak ada gunanya menetapkan sesuatu hal yang selalu membuat orang lain bingung sendiri untuk melaksanakannya. Yang penting konsisten dalam keputusan pemerintah dalam kelulusan, jangan plin-plan menentukan sistem kelulusan. Sedikit2 ganti sistem, belum sampai setahun ganti lagi. Bagaimana siswa mau berhasil dengan baik kalo gak ada penyesuaian yang maksimal. Apa lagi pengumuman sistem UNAS untuk tahun 2008 masih simpang siur. Pemerintah apa itu?? gak pernah diajarkan konsisten ya pak??? Pikir kembali sesuatu yang akan di putuskan bagi kita siswa-siswi yang ingin menuntut ilmu. Jangan maunya menang sendiri. Jika pemerintah inginkan SDM manusia yang berkualitas itu boleh2 saja. Tapi ingat itu perlu yang namanya “PROSES”, dan proses itu sendiri pun tidak bisa langsung begitu saja. Harus ada selang waktu yang lama dengan penelitian yang maksimal agar SDM yang di inginkan dapat di dapatkan. Mohon maaf jika saya berkata kurang sopan dalam tulisan ini. Tapi ini lah unek2 saya yang harus saya sampaikan kepada pemerintah. Terima kasih atas perhatian dari smua nya. Smoga tulisan ini bisa jadi pertimbangan bagi pemerintah yang mengatur sistem pendidikan di Indonesia ini, yg saya harapkan dapat menjadikan masyarkat/siswa pada khususnya menjadi lebih baik dan berkualitas unruk perkembangan ilmu pengetahuan dari segi apapun di Indonesia yang tercinta ini.
    Amien,,,,

    Armando,
    SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta
    dari hati untuk pemerintah

  7. 7 zee 23 September 2007 pukul 3:05 pm

    UN 3 pelajaran aja masih banyak yg ga lulus, apalagi 6? Sebelumnya aja terjadi banyak kecurangan yang tidak terdeteksi, apalagi jika mata pelajarannya ditambah? Lalu apa kata dunia jika banyak siswa yang tidak lulus? Bukankah akan sangat memalukan jika di koran Malaysia tertulis “Kegagalan Dunia Pendidikan Indonesia. Hanya 30% Siswa yang Lulus Ujian”. Gimana kalo itu benar2 terjadi. Mikir atuh….!

  8. 8 ujang 25 September 2007 pukul 10:22 am

    Diharapkan pemerintah segera mengeluarkan SK tentang ujian nasional untuk tahun 2008, agar kami para guru dapat bersiap dan mempersiapan siswa dengan baik, sehingga tidak ada kambing hitam akibat UN tersebut. Bagi Bapak dan Ibuk guru yang pelajarannya di UN kan jangan cemas, kan sudah ada indikator soal sebagai pedoman dalam menyiapkan siswa untuk mengikuti UN. Bapak dan Ibuk tinggal memilih soal-soal yang sesuai dengan indikator untuk latihan dalam rangka persiapan UN tersebut. Selamat datang UN 2008 , semoga anak Indonesia lebih siap lagi menyongsong masa depan yang lebih baik.

  9. 9 teguh 26 September 2007 pukul 11:17 am

    PUSIIIIINNNNGGGGGGGGG!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    gila bener 3 pelajaran aja masih belepotan apalagi 6 pelajaran????????

    KAgak kuat!!!!!!!

    mak nya!!!!!!!!!
    ga lulus tanggung jawab ah!!!!!!
    yang ksh keputusan ntar!!!!!
    dah ah,,,,

  10. 10 ade 26 September 2007 pukul 11:39 am

    saya sbg pelajar sma sangadh tdk setuju dgn planing pemerintah yg seenaknya sendiri membuat planing tentang UN 2008,
    gimana anak2 indonesia mau maju klo pemerintahnya melakukan tindakan yg tdk senonoh seperti ini.
    harapan kami semua sbg pelajar tentang UN,
    1.mapel yg diUNkan CUMA 3pljrn (TIDAK LEBIH)
    2.pemerintah dapat memikirkan bgaimana nasib pelajar indonesia (APA KATA DUNIA)
    3.kita semua angkatan 2008 dapat lulus UN 100%
    Aaaaammmmiiiiiiieeeeennnnnn YA ALLAH………..!!!!!!!!!!

  11. 11 siedy 27 September 2007 pukul 10:49 am

    aduh……….
    menurut qu gimana klo pemerintah sebarkan kuisioner dulu keseluruh siswa/siswi pelajar yang ada di Indonesia ini khususnya yang akan menempuh Ujian pada tahun pelajaran 2007/2008 ini. Insya Allah hasilnya memuaskan ……. Memang perlu kan karena itu hak siswa/i untuk berpendapat dalam dunia kependidikannya,
    Tapi apapun kebijakan pemerintah, buatlah kebijakan yang lebih penting dong dan sesuai dengan SDM qta, qu takut siswa/i qta pada SETRES…………. bunuh diri az, gara2 keputusan yang bikin “HAH” dan terlalu terburu. Buatlah sosialisasinya terlebih dahulu ,berikan alasan nya yang mungkin membuat siswa/i pada setuju dibuat peraturan baru dalam ujian mereka. Mereka kan yang ujian……….. bukan pejabat2, yang pejabat ya cuma dapat “itu” _nya karena semakin banyak pelajaran yang diujikan semakin banyak juga dapaetnya.

  12. 12 VIDYA 27 September 2007 pukul 12:11 pm

    MAINAN….

    HADOH!!!!

    BASIC ANAK IPS TU NON-EKSAK,,

    MASA UAN ADA MATEMATIKANYA…

    ORANG2 IPS TU RATA2 BERLATAR BELAKANG LEMAH DI EKSAK…

    TOLONG LEBIH BIJAK LAGI,,,

    ORIENTASI KAMI PUN SEJAK AWAL,
    DARI KELAS X, mengetahui bahwasannya UAN untuk IPS hanya 3 mata pelajaran bercirikan IPS, Bhs INdo, Bhs Inggris, dan Ekonomi..

    Sekarang buat apa masuk IPS klo sama aja kayak IPA,,,
    mending masuk IPA dari awal,,,

    KAMI WARGA ILMU SOSIAL,,
    SANGAT TIDAK SETUJU DENGAN PENAMBAHAN UAN MATEMATIKA,,,

    LEBIH BAIK DIGANTI MAPEL LAIN SAJA YANG MEMANG BERCIRIKAN IPS…

    – VIDYA –

    KELAS XII IPS
    SMA NEGERI 2 YOGYAKARTA

  13. 13 RINOVA 27 September 2007 pukul 2:22 pm

    HMM….SUSAH JADI BANGSA YG UNGGUL DI TEKNOLGI KLO YANG DUJI NASIONALKAN MATA PELAJARAN YG NGGAK BERBAU TEKNOLOGI

  14. 14 deni 27 September 2007 pukul 2:46 pm

    saya cari bocoran soal unas sma 2008 saya sudah pakai fasilitas engine amerika . ada yang tau cara barunya?
    thanks

  15. 15 nyna 28 September 2007 pukul 4:16 pm

    wah wah wah..

    masa angkatan kita dari dlu ampe sekarang jadi bahan percobaan mulu sih??

    mikir jg dong pak, bu masa dadakan begini kalo mau mah untuk UNas 2009 ajah jgn yg taun depan..

    merana nih!!

    pa lagi buat anak SMK kya saya..

  16. 16 Dito 29 September 2007 pukul 9:55 am

    Satu kata buat Indonesia:
    Payah…

    Nggak bisa mikir “Real”!!

    UN 3 Pelajaran aja, masi ada yang pake serangan fajar.. udah gitu masih ada yang nggak lulus…

    gimana kalo 6? Kita tunggu INdonesia makin mundur…

    Buat petinggi Indonesia: jangan mikir kantong sendiri dong.. Makin tambah pelajaran, makin banyak duit masuk.. dasar..

  17. 17 Drs.H.Warsito 29 September 2007 pukul 11:43 am

    PEMERINTAH GO0BLOOOOK….!!!!KASIAN MURID SAYA SEE,SAYA KAN JUGA PUSING…WONG 3 AJA MASIH RUWET,PALAGI 6…BISA NGGAK PULANG KERUMAH SAYA,KACIAN ISTRI SAYA,DAH KAGAK NAHAN,PENGENNYA SICH TIAP HARI MAEN PWOOOL,BEN G PUSING TRUZZZ.BWAT TMEN2,KALO MAEN YANG SERING YA,BIAR SEMANGAT LEK NGAJAR…THANKZZZ MEN!!!

  18. 18 Dikta 29 September 2007 pukul 12:26 pm

    Masya Allah….!!!!!!!!!

    Ya Allah…..!!!!!!

    Ya Gusti…..!!!!!!!!!

    PERHATIAN….PERHATIAN….
    PERHATIAN DITUJUKAN KPD PEMERINTAH…
    HARAP ANDA SEMUA PARA PENGHUNI PEMERINTAH
    BERFIKIR KERAS BAGAIMANA NASIB KAMI PELAJAR INDONESIA….!!!!

    KAMI PARA PENERUS BANGSA SUNGGUH KECEWA, ATAS PEMERINTH YG PLIN PLAN…..
    KALIAN INI KAN PARA PETINGGI,TENTU SAJA PIKIRAN KALIAN ITU LEBIH MAJU KE DEPAN.

    BUKAN MAJU KE BELAKANG..!!!!!
    UAN 3 MAPEL AJA MASIH BANYAK SISWA YG GAG LU”S,bhKan aDa Yg bNuh DiRI gRa” gaG Lu’S..
    gMn kLo smPe 6 mApeL,,,
    BISA” BUMI USANG…..!!!!!
    LEBIH BAIK TDK ADA SEKOLAH,
    TERAPKAN UUD PELAJAR: HILANGKAN SEKOLAH,BERIKAN RAMUAN PINTAR!!!!

    YA TUHAN BERIKANLAH HIDAYAH KPD ORANG” BERDASI ITU..!!!!
    DEMI NASIB KAMI….

    HANCURKAN NEGERI INI!!!!!!!!!!!!
    BANGUN KEMBALI NEGERI YG BARU!!!!!!!!!

    “THX B4″

    _DIKTA_

    Dari “KAMI” untuk “MU”

  19. 19 ati 29 September 2007 pukul 12:36 pm

    Boleh sih Un berapa mata pelajaran juga, tapi pemberitahuannya cepat dong (keputusannya gituh), jadi menyiapkannya jauh-jauh hari (mumpung masih ada waktu. Dan, kayaknya lebih baik nilai UN tidak menentukan kelulusan, jadi gak banyak kecurangan. Kaya dulu (he222x bukan berarti kemunduran) jaman saya, kelulusan ditentukan oleh sekolah masing-masing saja. Tapi yang penting, keputusan mengenai Jumlah mata pelajaran untuk UN tahun depat cepat diputuskan ya. TQ

  20. 20 rudyhilkya 30 September 2007 pukul 10:07 am

    sepertinya sudah pasti tuh,
    buat apa sewot-sewot, ngumpat-ngumpat,
    toh tetep pemerintah yang punya kuasa
    wong cilik (pelajar) tetep harus nurut jangan mbalelo

  21. 21 gigih yudha perwira 1 Oktober 2007 pukul 11:11 am

    Kepada Yth.
    Pemerintah yang nggak ngertiin,gimana pusingnya anak didiknya.Bukannya saya nggak mampu bwt UAN dg 6 Mapel,tapi ya mbok di bijaki,kita aja belom kelar dengan peraturan Uan tahun lalu kini peraturan baru datang lagi………
    Jadi sekali lagi “Sangat 1000* tidak setuju kalo UAN kali ini 6 Mapel”.
    Thx kepada pemerintah yang ngertiin nasib kita……..

  22. 22 Zaid aL gHIFARy 1 Oktober 2007 pukul 1:12 pm

    Semoga semua yang terbaik. Insya Allah

  23. 23 tiul 3 Oktober 2007 pukul 5:05 am

    Balik lagi d ky jaman bahul. Bedany cm klo skrg ad nilai terendah per mapel. Emang si,rada kurjar jg pemerintah ndadak gni,tp klo saya pikir itu emg yg tbaek,jd per program bner2 bs nguasain ilmu,baik IPA maupun IPS nya. Soalny 3 mapel it mnurut saya jg blm bs prove keilmuan para pelajar. :D
    Oya bwt mb vidya,ad untungny loh UNAS IPS ad Matematikany,kan skalyan blajar bwt UM & SPMB. Ad matdas kan? ;)
    Udhlah,ga ush bny comel,tanggapi aj dg rasa syukur,masi mending cm 6 mapel.. Skrg tinggal gmn qta mnyikapiny.
    Hm,belajar dan berdoa kan? :)

    TYA,XII IPS,SMA 8 YK.

  24. 24 tiul 3 Oktober 2007 pukul 5:10 am

    Oya,tambahan. Walopun unt program IPS ad yg sdikit aneh. Knp yg masuk malah Geografi? Bukan Sejarah? Bukannya anak IPS g bs masuk jurusan Geografi ya di PT? :D
    Tp sudlah,toh pasti pemerintah pny alasan jg.. (even still we don’t know the reason) :D

  25. 25 andy from bonluph 3 Oktober 2007 pukul 11:31 am

    kepada
    bpk/ibu pemerintah yg sedang asyik korupsi terang2an
    di tempat persembunyian

    huy..huy..huy…
    pemerintah gimana sich…..
    3 mapel aja dah pusing and banyak yg ‘gak lulus, apalagi 6 mapel…
    aku sich insya 4llh “gak siap” menghadapi UN, especially for fisika and biologi. Memang strategi pemerintah dlm progam pendidikan cukup bagus. Dengan UN sbg standar kelulusan, kita dapat melihat standar tingkat pendidikan RI dibandingkan dg negara tetangga. but, look peoples around U, ” students”, etc. Ujian tuch gak ada kata2 jujur,pasti ada kebocoran baik dari pihak murid, guru, maupun pemerintah itu sendiri.

    Aku sich c’man bisa kasih saran UN TETAP DIADAKAN TETAPI JANGAN DIJADIKAN SEBAGAI STANDAR KELULUSAN. BIAR SAJA SEKOLAH YANG MENENTUKAN. DENGAN BEGITU AKAN TERLIHAT STANDAR TINGKAT PENDIDIKAN MASING2 SEKOLAH.

    sekian dan terima kasih

    “SELAMAT MENIKMATI UANG HASIL KORUPSI”

  26. 26 nurul huda 3 Oktober 2007 pukul 11:39 am

    berfikir positif bahwa tindakkan bahwa menambah pelajaran u/ UAN mungkin bagus dan sangat membahagiakan bagi beberapa gelinitir or bahkan banyak orang yang memang “BAHAGIA” dengan UAN di Indonesia ini..

    tapi buat para pelajar?
    gak sama sekali

    seandainya para pemerintah itu benar2 pintar, cerdas,memiliki intelktual tinggi, dapat merumeskan bangsa dengan baik gak seperti ini caranya..

    pelajar bukan mesin2 yang dapat disett dalam waktu singkat, apalagi dalam taraf pendidikan Indonesia..

    bagi pemerintah segalanya harus difikirkan dan direncanakan dengan matang, selalu seperti itu alasan dari MEREKA,
    tapi mana buktinya????

    seandainya mereka memang benar2 concern terhadap nasib bangsa, bukan hal2 tahun ini saja yang sudah dapat terumuskan dengan baik oleh mereka. apa yang terjadi di tahun yang akan datang, bagaimana cara menghadapinya,,, sudah seharusnya menjadi catatan sehari-hari mereka yang telah matang dan siap diberikan kepada bangsa.

    tapi apa yang selalu kita dapat?
    kekelahan,
    ketertinggalan,,

    mungkin gak semua aspek qta terrtinggal,
    tapi berapa banyak sih yang bisa kita banggakan?
    selain seluruh pemberian TUHAN yang seharusnya bukan kita yang mendapatkan pujian,
    qta hanya memakai..

    walau dalam hal memakai pun kita gak benar2 menjaga itu semua.

    inilah yang selalu menjadi senjata bagi bangsa n negara qta sendiri,,

    terlalu LEMOT!!!!!!

    membuat keputusan mendadak,,,,,
    seakan gak melihat keadaan yang nyata dari bangsa sendiri…

    sedih..
    cuma itu yang bisa aku katakan…

    demi menahan gengsi..
    menjaga keadaan ekonomi..

    segala hal kini dilakukan bangsa Indonesia..
    guru2 yang takut kepada KepSek..
    KepSek yang takut dengan atasan DINAS
    dan pelajar2 yang SANGAT takut kehilangan masa depan,,
    seakan membuatakan mata..

    asalakan selamat..

    kesuksesan apa yang bisa qta ambil dari rentetan aktivitas ini?
    atas dasar keputusan pemerintah??

    jangan hanya mengatur..
    BERIKAN SOLUSI..

    bagaimana qta menjadi bangsa yang cerdas??
    seandainya yang difikirkan para penerus bangsa hanya ketakutan2?????
    yang difikirkan para pengajar hanya takut kehilangan mata pencaharian???

    tolong…
    fikirkan…

    berikan kami SOLUSI…
    BUKTIKAN!!!!!

    kalian bertanggungjawab terhadap TUHAN..
    orang2 banyak yang awalnya percaya pada kalian…
    apa qta harus menjual bangsa ini hanya demi meraih pendidikan yang bermutu???

    berapa banyak orangtua yang berusaha mencari uang bagi pendidikan anak mereka?
    tapi mereka hanya dipinggirkan di dunia INTERNASIONAL.

    Nurul Huda…
    siswi SMAN 1 TAMBUN SELATAN
    BEKASI

  27. 27 ORANG BINGUNG 3 Oktober 2007 pukul 12:57 pm

    GILAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

    PAEAH……………………………………

    3 MATA PELAJARAN AJ BANYAK YG GK LULUS……

    GMNA YANG 6 PELAJARAN DAH GTO STANDARNYA NAIK LGEEEEE…..

    SEBELUM MURID-MURIDNYA DIUJI TOLONG UJI STAF2 YG AD DI DINAS PENDIDIKAN…LULUS GK TUCH???????

    ENAK AJ LHO MAEN NAMBAH MATA PELAJARAN….

    PANTES BANYAK ANAK INDONESIA YANG STRESS ATO GK GILA…SELAIN DITEKEN DIRUMAH DITEKAN PULA DISEKOLAH…

    ATAU KARENA GAK ADA ANAK PEJABAT JADINYA DITETAPKAN 6 MATA PELAJARAN…

    NTAR MAKIN BANYAK LHOOO IIIANG NYOGOK…

    GIMANA INDONESIA MAU MAJU??!!!

    UDAH HARUS MENGHADAPI SPMB KENAPA UNnya HARUS DIPERSULIT???!!!

  28. 28 siska 3 Oktober 2007 pukul 1:36 pm

    aduhhhhhh pemerintah kayaknya lagi STREEEEEESSSS YAAAA MAU MENYENGSARAKAN RAKYAT TAPI RAKYAT UDAH SENGSAR TUHHHH!!!! KINI GANTIAN JADI PELAJAR YAAAA ???? UAN 6 P[ELAJARAN ?????? PEMERINTAH GILA YAAAA!!!!!! URUSIN AJA LAPINDO DULU GIIIIHHH !!! PERASAAN PEMERINTAH JUGA MASIH JAUH DARI KEPINTARAN !!! BELANDA JUGA TAHU PET KUNO GEOLOGI INDONESIA DI JATIM MASA PEMERINTAHAN YG UDAH CUKUP LAM MERDEKA GAKKK TAU SIH ???? HARUSNYA SURUH AJA ORANG2 DEPDIKNAS AJA YANG UAN SUPAYA MEREKA TAU GIMANA SIH RSANYA TERSIKS DALAM KETIDAKPASTIAN DI ZAMAN MILLENIUM INI SEMUA SERBA PASTI PAKKKK!!!! GAK ADA YG NAMANYA NUNGGU KELULUSAN……………….

  29. 29 shin 3 Oktober 2007 pukul 4:10 pm

    apakah para staff2 pendidikan memikirkan bagaimana sakit hatinya para pelajar yang tidak lulus karena 3 mapel? Nah,, 3 mapel aja banyak yang susah apalagi 6 mapel,, makin banyak aja yang ga lulus,,

    nah,, kalau banyak murid yang ga lulus,, mo dikemanakan Indonesia? Karena bibit2 mudanya banyak yang ditumbangkan karena UAN!

    ada beberapa pokok permasalahan yang TIDAK pernah dipikirkan oleh pemerintah, contohnya saja,, apabila seorang telah mengikuti Olim sains sampai tingkat nas,, dan dia udah diterima di UNiv fav,, dan ia tersandung KARENA UAN? Adilkah? TIDAK!

    Dan banyak murid2 yang memiliki potensi2 yang sebenarnya bisa memajukan indonesia,, tapi tersandung hanya karena UNAS! Nah,, indonesia akan semakin mundur klo begini cara,, aspirasi murid toh ga pernah didengerin,, bagai anjing menggonggong kafilah berlalu

    Mana hatimu wahai pemerintah!

    ga usah perbaikin yang lain klo diri sendiri ga bisa perbaikin! dasar anehh!

    Cuman ingin memberitahu! Klo begini caranya,, indonesia akan kehilangan generasinya HANYA KARENA UNAS!

    -Shin-(bukan nama sebenarnya)
    SMAN 4 Bandung

  30. 30 dearestgirl 4 Oktober 2007 pukul 10:34 am

    Hem..UAN 6 MAPEL?
    Gak masalah c asal mapel yg diujikan sesuai ma kemampuan siswa gt.
    Siswa disuruh milih dr smua mapel,6 mapel ap aj yg dy mampu n bisa menguasai materi mapel trsbt.
    Sbnrnya setiap siswa memiliki kelbhn n kekurangan pd tiap mapel.
    Bknkah lbh baik memaksimalkan pada mapel yg sudah siswa kuasai supaya UAN bs sukses?
    Kelemahan pd suatu mapel dpt menghambat dalam kelulusan siswa.Udah tw siswa lemah dlm mapel trsbt knp malah diujikn?
    Bknkah hal ini malah membwt siswa menjadi stres?
    Algkah baiknya jika yg di UAN kn sesuai ma kemampuan dan kelbhn msg2 siswa?

    Peraturan pemerintah di bwt brdasarkn sistem yg digunakan dinegara laen,hal ini brtujuan untuk agar para siswa di negara indonesia tidak diremehkn oleh siswa negara laen yg standarnya lbh dr negara indonesia.Hal ini mungkin baik,tp pmrnth seharusnya mengenalkn sistem trsbt trlbh dahulu trhadap smua siswa2 di seluruh sma,sehingga siswa dan guru lebih siap menghadapi UAN.Tak dpt dipungkiri byk guru2 dan siswa2 masih bingung karena peraturan2 yg selalu digonta ganti,membwt bingung bgmana harus bersikap sdgkan peraturan msh tidak jelas.
    Diharapkn pemerintah segera menetapkn peraturan n peraturan tsb dibwt sesuai dg kemampuan siswa!

    Diharapkn UAN tahun ini lbh sukses.Amien.

    Bwt para siswa yg akn menghadapi UAN.Smangat y!
    Mari kita brsama2 berjuang menghadapi UAN!:-)

    Rhan XII IA
    SMA N 1PEKALONGAN

  31. 31 Purwanto 4 Oktober 2007 pukul 8:18 pm

    Yaaaaa UN ya UN ndak papa, asal bukan menjadi penentu kelulusan. Fungsikan aja UN utk pemetaan mutu. Itu pun mutu semu krn cuma diukur dari hasil.
    Pemerintah kan maunya tau enaknya, ngukur mutu dr hasil, bukan benahi dulu dari prosesnya. Mestinya pemerintah prioritaskan sbb:
    1. Mengakhiri pelanggaran thd UUD mengamanatkan anggaran 20% dari APBD/APBN.
    2. Benahi kesejahteraan guru
    3. Hentikan diskriminasi perlakuan thd seklh swasta – negeri
    4. dll

  32. 32 chimet 6 Oktober 2007 pukul 8:35 pm

    UN enam mapel?????
    enggak banget dech!!!karena 3 mapel aja banyak yang nggak lulus apalagi 6 mapel….trz lau mau 6 mapel seharusnya diknas memberitao waktu awal2 petama masuk skul dong,karena biar guru2nya yang ada pada siap buat pel na
    trz lau emang 6 mapel standart nilai na diturunin dong yang untuk pel IPA nya!!!
    trz lau buat diknas : jangan selalu mengganti sistem pendidikannya, kasihan para siswa yang menjalani, percuma saja generasi muda diperbaiki tapi para generasi tua pada korupsi dan bertindak tidak jujur pada negara
    seharusnya jg memperhatikan anak2 gelandang. biar mengurangi jumlah kemiskinan yang ada di indonesia
    dan seharusnya diknas juga memperbaiki guru2 yang ada, seharusnya harus lebih selektif untuk memilih guru, jangan guru2 yang males

  33. 33 Is-She's 8 Oktober 2007 pukul 11:32 pm

    SErIus aJa..

    6 MapEl??

    KlO mw BegIni SeharusNYa dIkasIh Tau daRi awal TahUn PelajaRaN..

    Kan beLum sIAp…

  34. 34 Pelajar ANEH.. 9 Oktober 2007 pukul 10:25 am

    AQ sich SETUJU AJAH…
    6 MATA PELAJARAN…

    TETAPI kami (Kelas 3 SMU/MAN 2007/2008) Belum Di Siapkan Dari Kelas SATU…
    Seharusnya KEPUTUSAN INI sudah ada sejak KAMI KELAS SATU…..

    Bukan ada SETELAH kami menginjak KELAS 3….
    Bisa2 Kami KETETERAN…..

    Karena KESIAPAN kami Kurang DIHIMBAU sejak AWAL…..

    Mungkin dari segi anak2 yang PUNYA kemampuan Mereka Oke2 saja karena mereka punya KEMAMPUAN pemahaman yang di anggap di atas rata2….
    dalam setahun mereka bisa memahami semua mata pelajaran dari kelas 1…

    Taphi bagi anak2 yang Kurang dan kelas Menengah, ini bisa jadhi suatu Kerja KERAS yang sungguh BERAT…..
    dalam setahun mereka harus mengulang mata pelajaran dari kelas 1 sambil membahas mata pelajaran untuk kelas3….

    mana waktu untuk menghabiskan BAB mata pelajaran Untuk IPA (Biologi, KIMIA,FISIKA) untuk IPS (sejarah,Sosiologi,Geografi) Butuh waktu SATU TAHUN…

    kami sekolah SATU TAHUN……
    KAPAN kami mau Ngulang pelajaran dari kelas satu???

  35. 35 mademoiselle 11 Oktober 2007 pukul 12:41 pm

    wong yg duduk di pemerintahan aja banyak yg beli ijazah, kok nuntut kita macem2. benerin diri sendiri dulu dong. jgn langsung sistem diterapkan mentah2.
    sarana prasarana dipikirin, caranya org miskin bisa dpt pendidikan lbh layak jg dipikirin. jgn maunya yg instan aja. smua bth proses.
    katanya…..
    dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat,
    orang rakyat aja gag pernah didengerin klo belum rusuh. he6x. gitu mw ningkatin intelek?
    mw pinter… butuh proses
    proses itu butuh fasilitas, dukungan, apresiasi,
    macem2, jadi gag bisa instan. duh….
    pemerintah ini sebenernya org2 yg pernah mendudukin bangku sekolahan gag sih?
    ato emang cikal bakal tidur pas rapat DPR/MPR tuh dah dari bangku sekolahan yah, alias tidur pas guru nerangin??

    kek gitu kok mw nyuruh pinter……..

    ha6x.

  36. 36 adellia 14 Oktober 2007 pukul 8:03 pm

    kenapa kok pemerintah isane cuma ngikut sistem pembelajarane negeri laen??????
    ya mungkin kami semua tahu kan pemerintah pengen Indonesia maju kaya negara- negara laen tapi bukan berarti juga sistem tahun ajaran kita disama- samain dengan negara laen.
    kita semua juga pengen bangsa kita ga ketinggalan bengat kaya sekarang
    tapi pemerintah juga harus punya hati donk
    ga asal aja bikin sistem tahun ajaramn yang gonta- ganti sak karepe dewe gitu…..!!!!!
    masak tahun memaren aja 3 mata pekajaran ga 100% lulus semua ko’ sekarang jadi 6 mata pelajaran gemana sehh,,,,,!!!!!!!!!
    oh ya kata guru saya juga sekarang sistem soalnya ga cuma A B tapi jadi A B C D gt y??????
    semua manusia emang ga ada yang bodoh
    tapi semua manusia juga potensinya ga sama semua dan saya yakin pemerintah pun tahu itu.
    anda sih mungkin emang pinter y
    tapi kita semua pada ga tau anda pinter apa dulu ya g??????????????
    buat semuanya kita berdoa aja moga- moga besok kita lulus semua
    100% kita lulus,,,,,,,,,,,,,,
    amien,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    4JJI kan Maha Adil kepada semua hambanya
    jangan lupa buat kita0 kita untuk terus berdoa okey………
    UAN 2007/2008 SiaPA TakUt………….

  37. 37 Noxis 15 Oktober 2007 pukul 12:05 am

    PERCUMA!!!…..
    itu adalh kata2 pertama yang saya lontarkan setelah membaca tulisan ini
    karena buat apa menambah mapel dalam UAN??
    jika muridnya saja tidak punya orientasi belajar yang baik…
    sistem pendidikan di indonesia ini,,SANGAT memberatkan siswa…
    karena siswa hanya diberikan input/pelajaran yang sangat banyak namun tidak tw arahnya kemana…jadi hal YANG SANGAT WAJAR,jika outputnya sangat mengecewakan…

    ingin dirubah bagaimanapun sistem pembelajarannya,,TIDAK AKAN PERNAH bisa membaik…jika tataran perubahannya hanya dari sapek pendidikan saja,perubahan harus terjadi dari segala bidang baik itu ekonomi,politik,budaya,dll…karena,hal tersebut sangat erat kaitannya dengan pendidikan…

    – Noxis [High School Student] -

  38. 38 nofri pedi 17 Oktober 2007 pukul 1:54 am

    pemerintah indonesia goblokkkkk….gak ada punya konsekuensi…ooo mentang2 dia diatas seenak nya za..buat peraturan pikirkan juga kami dunk pak,buk…jan kalamak isi paruik wak se……
    kenapa se sistem pendidikan di bangsa ne slalu berubah…apa seh mau nya pemerintah ntu?…
    gak punya prinsip…..
    doyan korupsi…..
    mudah terambang ambing….

    punya prinsip dikit napa salahnya…?
    selesain dulu satu persatu…ne yang satu lom selesai da pindah lagi ke yang laen…..coba za bapak,ibuk pikirkan masalah bangsa ne yang gak da selesainya…rumitkan….gt juga kami pak..sekali lagi jangan mentang2 berkuasa seenak nya za…liat za kasus munir ntu da brp taon lom juga terungkit….
    ne palagi yang di adakan secara mendadak,yang lama za direncanakan lom tuntas palagi yang mendadak kyk gini….coba za bapak,ibuk di kasih tugas mendadak kyk gt pa sanggup????
    klo gak,napa dibebani pada kami….

    PEMERINTAH NAN INDAK PUNYO KONSEP……..
    buuuuuuunnnnnnnggggggggggaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkk sakali…

  39. 39 nofri pedi 17 Oktober 2007 pukul 2:02 am

    pemerintah yang dak bapikia…..dak bautak…kalamak isi paruiknyo senyo….

    gunoon utak pak,buk ntu….kan lai bisa bapikia nyo ndak?
    kok yo lai sklh dulu….tapi ntah kok mambali ijazah lo dulu…

    Nofri pedi

    siswa sma pgri2 padang….

  40. 40 Adam 17 Oktober 2007 pukul 2:55 pm

    dinas pendidikan yang baik,
    Saya tahu Indonesia ingin menjadi negara yang maju, seperti negara tetangga kita, oleh karena itu, mutu standart pendidikan di Indonesia harus terus ditingkatkan.

    Sebagi seorang pelajar SMA di salahsatu SMA di Bekasi, saya memang keberatan dengan keputusan yang mendadak seperti ini, permasalahannya adalah waktu persiapan yang sangat mendesak untuk menyiapkan 3 mata pelajaran lainnya sangat memberatkan siswa.

    Jika kita menilik Singapura yang siswa SMAnya masih belajar materi sekelas SMP di Indonesia dan Malaysia yang kenyataanya memiliki pendidikan yang lebih buruk dari Indonesia bisa lebih maju daripada Indonesia. Lantas dimanakah letak kesalahannya. Apakah terdapat kesalahan di bidang pendidikan?.

    Kalau begitu percuma saja jika siswa dipaksakan untuk mengikuti departemen pendidikan terus jika Indonesia tetap seperti ini, dengan para pejabat yang tidak pantas duduk di kursinya, dengan para pejabat yang lebih mementingkan uang. Saya rasa sulit untuk membuat Indonesia menjadi lebih maju, WALAUPUN SETENGAH LANGKAH.

    Demikian, mohon jadi pertimbangan..

    Adam

    Student of Senior High School

  41. 41 Mas Amir 18 Oktober 2007 pukul 9:31 am

    Untuk meningkatkat kualitas pendidikan ditinjau dari mutu lulusan tidak HANYA DENGAN UJIAN NASIONAL coba kita evaluasi EBTANAS sudah berjalan berapa tahun toh mutu lulusan tidak semakin baik. Saya kira ada yang keliu di Sistem Pendidikan Kita. Stadarisasi lulusan bukan cara yang benar dan betul tetapi eveluasi pendidikan perlu memelihat dan disesuaikan dengan kondisi dan situasi dimana siswa belajar. Nah untuk itu kiranya pemerintah sebagai regulator untuk membuat standarisasi ujian berdasarkan wilayah apakah lokal artinya Kabupaten, Propinsi, Nasional, dan Internasional diserahkan kepada sekolah yang bersangkutan. Toh nantinya masyarakat akan melilih dan menilai sekolah mana yang baik yang akan dipilih. Dengan demikian akan terjadi penibgkatan kualitan pendidikan yang alami tidak rekayasa, kejujuran dalan pelaksanaan ujian nasional masih merupakan hal yang sangat siulit didapatkan karena ada faktor-foktor kepentingan dari pejabat birokrat dan kepentingan politis.
    mari kita tingkatkan kualitas SDM Indonesia tidak hanya dengan ujian nasional tetapi dikaji lagi sistem pengujian hasil belajar siswa.
    saya termasuk salah seorang yang dari Ebtanas dilaksanakan tidak setuju karena implementasinya yang tidak baik dan sulit untuk baik.
    Tapi apa boleh buat uneg-uneg tinggal uneng-uneg biar plong aja tidak bikin stres.

  42. 42 Panca 20 Oktober 2007 pukul 7:45 pm

    PEmerintahan goblok. pikir dunk 3 mapel aj banyak yang gak lulus apalagi 6.
    Jaman Doloe mang enak,asal ujian berapapun nilainya lulus.
    Lu kate tambah pntr,ada juga tambah parah, n semakin banyak pengganguran muda di Indonesia. Ini justru bikin tingkat nilai kesejahteraan negara di mata negara lain nambah parah. Pikir dulu sebelum ambil keputusan,liat juga kemampuan siswa tiap daerah, jangan cuma pake satu patokan langsung maen ngomong aja!!!!!!!!!!makan pisang di pingir kali, mikir dulu dong musang sebelum mulai!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  43. 43 BEJO BEGO 21 Oktober 2007 pukul 3:33 pm

    Gue setuju setuju aja klo penguasa (penjajah) mao meng UN kan 3 mapel atow 15 mapel bodo amat, tapi gue mao bikin Badan Srandar Nasional Kualitas Pejabat (BSNKP) dan gue mau ngetes para pejabat mulai dari lurah ampe ke presiden, dengan 12 mata pelajaran, dengan standar kelulusan 7,00, klo pejabat-pejabat kagak lulus berarti pejabat-pejabat yang membuat aturan UN itu sama-sama BEGO dan GOBLOK-GOBLOK dan harus dipecat !!! he he he he he rasain luh ! biar pada ngerasain bagaimana rasanya kalo kagak lulus !!!!!!! dan dipecat !!!!

  44. 44 adja 21 Oktober 2007 pukul 3:41 pm

    sebetulnya pemerintah tuh maunya apa c..klo tujuannya mau mencerdaskan bangsa, it’s ok itu bagus tapi gak gini caranya..kita pusink untuk menghadapi ujian 6 pelajaran..seharusnya pemerintah pelan2 menaikan jumlah pelajaran yang di ujiankan, gak langsung seabrek..
    indonesia ingin maju tapi setiap langkahnya selalu salah, pertimbangannya kurang tepat..selama ini kebijakan2 pemeritah yang katanya baik untuk semua ternyata kebanyakan NOL BESAR..buat apa indonesia punya Dewan PERWAKILAN Rakyat dan Majelis PERMUSYAWARATAN Rakyat?? mereka adalah bagian yang SEHARUSNYA menampung suara rakyat..
    INGAT wahai Petinggi negara..kalian tidak ada apa2nya klo tidak rakyat dan di negara ini posisi tertinggi adlh RAKYAT..jangan sampai peristiwa 1998 terulang lagi..ok!?

  45. 45 DONGDOT 21 Oktober 2007 pukul 3:56 pm

    Ujian Nasional 2008
    BSNP Usulkan Tambah Jumlah Mata Uji

    Kendari, Kompas – Meski pelaksanaan ujian nasional atau UN sebagai penentu kelulusan masih menimbulkan pro dan kontra, Badan Standar Nasional Pendidikan justru mengajukan tambahan mata pelajaran untuk UN SMP dan SMA atau sederajat mulai tahun 2008.

    Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Furqon mengatakan, Kamis (27/9), BSNP sudah mengajukan usulan itu kepada Mendiknas. Penambahan mata pelajaran yang akan diujikan pada UN 2008 itu, kata Furqon di sela-sela kunjungan Mendiknas ke Kendari dalam rangka silaturahmi Ramadhan, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

    “Sesuai PP tersebut, pelaksanaan UN SMP dan SMA yang lengkap harus dilaksanakan paling lambat tiga tahun setelah PP diberlakukan. Artinya, UN SMP dan SMA tahun 2008 harus sudah menyesuaikan peraturan yang ada,” ujar Furqon.

    Sesuai PP No 19/2005, UN SMP meliputi Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Adapun untuk UN SMA meliputi enam pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan tiga mata pelajaran lain yang khas jurusan masing-masing. Misalnya, SMA jurusan IPA ditambah Fisika, Kimia, dan Biologi.

    Secara terpisah, Mendiknas Bambang Sudibyo menyatakan, pemerintah akan terus meningkatkan ambang batas kelulusan UN SMP dan SMA atau sederajat sampai mencapai nilai enam. “Sebelum capaian secara nasional mencapai enam, pemerintah akan terus menaikkan ambang batas kelulusan,” katanya. (eln)

  46. 46 PENGUMUMAN 21 Oktober 2007 pukul 4:02 pm

    PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN PENGUMUMAN

    SESUAI DENGAN PP 19 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN MAKA UJIAN NASIONAL 2008

    Pada SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat,
    Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa
    Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata
    pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan.

    program paket C, Ujian Nasional mencakup mata
    pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika,
    dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program
    pendidikan.

    Pada jenjang SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat,
    Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia,
    Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran kejuruan
    yang menjadi ciri khas program pendidikan.

  47. 47 KUNCORO 21 Oktober 2007 pukul 4:27 pm

    HORE AKHIRNYA CITA-CITAKU TERCAPAI JUGA
    (THE DREAM COME TRUE)

    UJIAN NASIONAL DENGAN 3 PELAJARAN SAJA ORDER SAYA UNTUNGNYA CUKUP LUMAYAN, YACH CUKUPLAH UNTUK BELI SATU APARTEMEN DI MERUYA DAN BONUS DARI PERCETAKAN SATU UNIT SEDAN CAMRY

    KALAU 6 PELAJARAN KIRA-KIRA UNTUNGNYA BERAPA YACH. DUCH ENAK JUGA YACH JADI PEJABAT. MUDAH-MUDAHAN DPR MENYETUJUI ANGGARAN TAMBAHAN UNTUK 3 MAPEL LAGI. JANGAN HAWATIRLAH BAPAK KETUA DEWAN KOMISI IX DPR RI YANG TERHORMAT, PASTI BAPAK BAPAK KEBAGIAN.

    UNTUK PARA SISWA DO’AKAN SAYA MUDAH-MUDAHAN PROYEK INI TERLAKSANA. RAJIN-RAJINLAH BELAJAR AGAR KUALITAS LULUSAN PENDIDIKAN KITA MAKIN MENINGKAT. KALAU BELUM LULUS UNTUK TAHUN INI BERSABARLAH SEBAB KEGAGALAN ITU ADALAH BUAH KEMENANGAN DI MASA YANG AKAN DATANG

  48. 48 Pak Guru 21 Oktober 2007 pukul 10:00 pm

    - sebagai seorang guru, saya lebih setuju model ujian sistem lama, dimana:
    – ada 6 mata pelajaran yang diujikan, jadi tidak ada diskriminasi
    – kelulusan ditentukan oleh sekolah masing2, yang dulu jauh lebih jujur daripada sekarang, saya tidak setuju sekali sama pak Yunan Nasution di depdiknas yang mengatakan kita biasa meluluskan saja. itu salah besar. faktanya, kami tidak ditekan oleh pihak siapapun, sehingga hasil (NEM) benar-benar murni

    – kami sebagai guru lebih tahu tentang seluruh kepribadian murid kami, siapa yang layak dinilai bagus dan layak lulus, memenuhi kriteria: kognitif, psikomotorik, dan afektif. Depdiknas kemarin hanya melihat kognitif saja, ini bertentangan dengan aturannya sendiri. dasar “bodoh”.

    – Jika sekolah yang meluluskan, berarti tidak ada tekanan dari manapun, seperti yang terjadi kemarin, ada tekanan dari gubernur, bupati, kepala dinas, kepala sekolah.

    – sistem kelulusan pusat membuat banyak guru tidak jujur, demi meluluskan sekolah. ini harus di dengar oleh pak menteri Bambang Sudibyo dan pak wapres “yang ngeyel itu”.

    – jika hanya 3 pelajaran yang diujikan, faktanya ada “kecemburuan” pada guru mata pelajaran, karena ada kaitannya juga dengan “uang”.

    Terakhir, Tolong Pak Menteri rajin2 dong dengerin suara rakyatnya, jangan hanya dengar “suara pejabat” dan “peneliti depdiknas yang tidak tahu lapangan itu”

    * Kualitas Pendidikan di Indonesia, tidak bisa dilihat hanya dari nilai akhir/UAN saja,

    faktanya:

    – sarana prasarana tidak memadai, sekolah rusak, atap bocor, buku kosong, dll
    – guru matapelajaran banyak yang kurang
    – kualitas guru masih belum maksimal
    – kesejahteraan guru masih minim
    – DANA PENDIDIKAN SANGAT KECIL < 10% , belum memenuhi amanat UU 20%
    (Malaysia sudah 13%)
    – PEMERINTAH HANYA TAHU HASIL AKHIR, TIDAK MAU TAHU TENTAN PROSES

  49. 49 ar135 22 Oktober 2007 pukul 10:23 am

    ENGAAAAAAAAAAAKKKK!!!!!!
    Mosok MAPELnya ditambah sich…
    yang 3 mapel aja masih kwalahan apalagi 6, ditambah lagi nilai standar kelulusan tiap tahunnya bertambah. Apa pemerintah NGGAK MELIHAT, tahun kemarin aja banyak yang gak lulus apalagi sekarang yang MAPELnya ditambah. 6 pula…
    Qt sbagai siswa juga butuh PROSES dalam belajar,nggak bisa donk kalau dalam waktu sekejap harus menguasai semua mapel yang diujikan.
    AKU BERHARAP PELAJAR DI INDONESIA BISA LULUS 100% DI TAHUN AJARAN 2007-2008. AMIIIIIINNNNN……….!!!!!!

  50. 50 DENY 22 Oktober 2007 pukul 11:07 am

    menurut saya penambahan 3 mata pelajaran pada UAN bagus.Tp kalau mendadak seperti ini Waduhh! gimana ya?! .Buat pemerintah mikir-mikir lagi deh!. Dalam mewujudkan sesuatu yg gemilang di butuhkan proses yg bertahap dan lama.Terlebih lagi pada siswa.Bukannya mau malas belajar tetapi masalahnya siswa/i akan lebih sulit untuk menyesuaikan diri.Saya menyampaikan ini karena kurikulum yg di buat selalu berganti-ganti.(Maaf sebelumnya) kalau bolen nyaranin nih! lebih baik kurikulum yang di buat jangan langsung di ganti deh! dilihat dulu perkembangannya kalau siswa/i mampu apa salah nya di jalankan. tetapi kalau gak bisa baru dibuat kurikulum baru yang cocok dengan siswa/i

  51. 51 best 22 Oktober 2007 pukul 2:24 pm

    Kalau mau nambah mapel yang diujikan tolong sosialisasi secara resmi pada awal tahun pelajaran supaya tidak grobyakan persiapannya,yang hasilnya tidak peningkatan mutu lulusan tapi peningkatan tehnik menyontek, khan posisi menentukan prestasi.

  52. 52 taMi_01 23 Oktober 2007 pukul 5:08 pm

    “PERMULAAN YANG BAIK ADALAH SETENGAH JADI”
    Tapi bagaimana bisa hasilnya baik klo sampe skarang kami masih simpang siur…dengan berita yang cukup buruk ini…
    harusnya,,sejak awal tahun ajaran sudah di beri tahu kan!!!!!!

    Kami memang cuma “pelajar”
    Tapi kami juga harus di dengarkan!!!

    taman2 angkatan 2008…SEMANGAT!!!!!!!!!!!

  53. 54 Diajenk 23 Oktober 2007 pukul 9:46 pm

    di satu sisi, kompetisi yang semakin meningkat akibat dinamika masyarakat global menuntut adanya upaya peningkatan kompetensi yang signifikan, maka jelas hal ini mendorong adanya kerja keras yang bukan hanya kerja asal keras, namun sungguh-sungguh memerlukan upaya sadar dan terencana.
    di sisi lain, upaya peningkatan kompetensi tanpa diimbagi oleh suatu pola dan metode yang terencana sejak dini dan disesuaikan dengan kemampuan pemerintah serta kerjasama seluruh pihak maka hanya akan mengundang lebih banyak korban ketidaklulusan sebagai hasil dari gegap gempita menyongsong era global tanpa modal dan hanya janji gombal, maka justru akan semakin banyak memakan tumbal
    Artinya bahwa perlu adanya sikap obyektif yang memandang dari berbagai sudut pandang agar setiap kebijakan yang ditelurkan juga akan diiringi oleh upaya membidani kebijakan tersebut dengan upaya pendukung dan pelayanan yang lebih menjamin keberhasilan tujuan dari kebijakan itu sendiri

  54. 55 Diajenk 23 Oktober 2007 pukul 9:52 pm

    akan lebih baik lagi apabila pemberlakukan setiap kebijakan pendidikan terlebih dahulu dilakukan pemenuhan janji dan peningkatan standar kesejahteraan dan pemerataan kesempatan pendidikan bagi masyarakat luas
    Pendidikan akan lebih penting jika diutamakan untuk kaum miskin agar kemiskinan di Indonesia dapat direduksi, namun memang pendidikan merupakan hak seluruh umat karena bersifat universal
    Btw, pemerintah yang terhormat, sampai kapankah pendidikan bangsa ini mampu mengentaskan bangsa ini sendiri dari kemiskinan yang melanda jika pendidikan itu sendiri justru memiskinkan???? ^_^
    Nuwun

  55. 56 albert enstein 23 Oktober 2007 pukul 9:55 pm

    lha wong saya juga ga ngikut ujian nasional juga bisa jadi ilmuwan.

  56. 57 albert enstein 23 Oktober 2007 pukul 9:56 pm

    lha wong saya ga ngikut ujian juga bisa jadi ilmuwan#$!&^
    jangan ngikut2 yg belum bener

  57. 58 Diajenk 23 Oktober 2007 pukul 10:00 pm

    sikapi segalanya dengan kepala dingin, kalau perlu berendam di bak mandi juga bisa jadi alternatif pualling dekat agar kepala selalu dingin, ngapain pusing???
    ^_^

  58. 59 januar 24 Oktober 2007 pukul 6:44 am

    apakah kita akan selALU dijadikan kelinci percobaan?/
    dan apakah tiap tahun pelajaran kita harus beradaptasi dengan unas???
    3mata pelajaran saja udah buat kita kocar-kacir. apalagi dengan keputusan sekarang… bisa2 lebih banyak yang gak lulus daripada yang berhasil.
    kalau sudah begini pemerintah akan menyalahkan siapa?? siswa2nya yang kurang pintar atau unasnya terlalu ribet n membuat beben.

    januar sman11sby.

  59. 60 casmadi 24 Oktober 2007 pukul 12:38 pm

    ass…
    pemerintah…
    masa cuma 6, ga kurang???

    klu pengen ga da yang lulus 9 mapel aja…

    klenger lu!!!

    hidup UAN..!!!!!!

  60. 61 seluruh siswa indonesia 25 Oktober 2007 pukul 9:03 am

    ass.

    misi pak pemerintah dan ibu pemerintah
    para mentri yang lagi sibuk ngurusin duitnya…
    kita sebagai perwakilan siswa indonesia…
    sangat menolak atas planning pemerintah yang hendak mengacau balau otak kami…

    selama ini kita hanya dibiasakan mengejar target nilai…
    bukannya dapetin ilmu…miiikiiiiiiiiiiiiiir dooonggg….

    hendak nya para pemerintah kudu lebih mikirin perasaan kita kita dong….sebagaI KORBAN KEKERASAN UAN DI INDONESIA…

    lagian yang ngerasain gimana uan itu kan kita …bukan para tuan tuan dan nyonya nyonya…yang kadang sesuka hati merubah sistem sistem pendidikan INDONESIA

    makin gak maju aj nih negara…bisa bisa semua orang pada kabur ke luar negeri cuman gra gara uan yang bikin ribet…

    belum tentu…rencana UAN YANG JADI 6 PLAJARAN itu baik untuk kita…

    malah mungkin bisa MENGHANCURKAN MASA DEPAN KITA

    ya ga??????????????????

    bayangin orang udah dapet PMDK bisa dinyatain ga lulus???

    hancuuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr…

    hatikuuuu……………….

    DIHARAPKAN PARA TUAN DAN NYONYA PEMERINTAH…
    UNTUK BACA TULISAN INI,
    PIKIRKAN,
    HAYATI,
    BAYANGKAN,
    DAN DIPERTIMBANGKAN………..

    PEMERINTAH YANG ADIL DAN BIJAKSANA HARUSLAH MENDENGARKAN ASPIRASI RAKYAT….
    KARENA KITA NEGARA YANG DEMOKRATIS

    SEKIAN WASS.

  61. 62 didi wahyudi 25 Oktober 2007 pukul 2:06 pm

    mnrt sy,6 mt pljrn sngt brt..
    yg mmbwt brt lg dlh sjrh..
    bkn pyng……….

  62. 63 didi wahyudi 25 Oktober 2007 pukul 2:12 pm

    uan???????
    oh my good
    adlh hal yg plng d takuti oleh smua umt..
    pa lg klo yg agk mlz,pzti mrk mnggp ini adlh hal yg sngt d takuti..
    pak..
    dngr2,thn bsk mt pljrn yg d uankan brtmbh ya??
    jgn bwt sngsr deh pak..

    pa lg jrsn sy adlh ips,pzti tmbh rpt…..

    huh

    tp,sy ttp smngt..

    ayo

    cayooo……..

    -SMAN 2 DURI KEC MANDAU

  63. 64 pelajar 25 Oktober 2007 pukul 2:46 pm

    eh pelajar sma yg kelas 3 tahun ini se-jabodetabek
    kita unjuk rasa aja yuk ke DPR yg terhormat.biar langsung kedengeran ke kuping mreka.katanya tgl 2 november 2007 pada mau demo ya? gmana? biar aspirasi kita nyampe ke pejabat2 yg terhormat

  64. 65 siZ 26 Oktober 2007 pukul 10:55 am

    gilaaaaa…..UN 6mapel..mw jd apa g???UN 3mapel ajha tuh bnyak yg gak lulus apalg karank 6mapel..
    kita seh trima2 ajha tuh UN 6mapel tp gmn daya hati,,UN th beban bagi kami semua siswa/siswi SMA..
    kami tuh pengen banget UN th 3 ajha tuh pun udah ckup mencekam kami!!!!!!

  65. 66 juky 26 Oktober 2007 pukul 10:56 am

    pemerintah tuh gila suruh dia aja yang skul untuk 7 mata pelajaran yang di uan kan & suruh dia aja yang belajar mati”an pemerintah tuh gak punya otak,otaknya ad didengkul dan pemerintah sekarang tuh bego semua mana mungkin angkatan 2008 bisa lulus dengan 7 mata pelajaran pemerintah yang bego dan tolol gak punya otak

  66. 67 siswa damai 26 Oktober 2007 pukul 10:58 am

    pemerintah tuh gila suruh dia aja yang skul untuk 7 mata pelajaran yang di uan kan & suruh dia aja yang belajar mati”an pemerintah tuh gak punya otak,otaknya ad didengkul dan pemerintah sekarang tuh bego semua mana mungkin angkatan 2008 bisa lulus dengan 7 mata pelajaran pemerintah yang bego dan tolol gak punya otak tuh pemerintah dan teman temannya

  67. 68 RiQz 26 Oktober 2007 pukul 11:02 am

    AAaapaaaaaaa?????

    UAN jd 6 biji ? ? ? ?

    parah bgt yawh…

    UAN 3 j byum tntu LULUZ pa ge 6 ? ? ?

    hmmm….

    Cwape dah…

    angkatan qt knapa hruz jd bhan uji coba truz c ? ? ?

    blh c 6 tp nilai rata2ny 3 dunk…

    iy kan, iy dunk, bner kan, bner dunk…(kt susi OB)
    hahaha…

    ica geloo nie klo g lu2z…

    huh…

    awaz j klo mpe w n tmen2 w 1 angkatan ad yg g lu2z…

    haajaaaaaar…..

    hoho.. ^o^

  68. 69 laras 26 Oktober 2007 pukul 11:44 am

    ca pe deh ….. /

  69. 70 Qt rame2.... 26 Oktober 2007 pukul 12:24 pm

    UN 6 pelajaran??????????!!!!!!!!!!!!!!!!
    GAK salah tuh……
    3 aja udah… membuat enek kepaLa,pusing peruT dan yang pasti….
    bikin hari jadi ga ceria
    tau deh kLo pelajar i2 tugasny mang buwat belajar tapi….
    klo mesti UN 6 pelajaran sih gA PAPA ASAL SISTEM PENDIDIKANNYA DIPERBAIKIN.
    MASA GA LULUS HANYA KARENA KOMputernya NGEROR
    jangan terpaku ma komputer dong…!!!!!
    komputer kn bikinan manusia masa manusia yang kebeLinger ma bikinanany sendiri.ga Lucu banget…

    usuL mentri pendidikannya di ganti aja
    cari yang berpihak pada PELAJAR INDONESIA
    BERANI TARUHAN KLO SEKARANG BAMBANG SOEDIBYO DIKASIH SOAL UN NAK SMA PASTI GA BAKAL BISA JAWAB…. SERIUS DEH…
    Makany jangan seenakny menentukan standar kelulusan.
    KELULUSAN TIDAK SEHARUSNY DITENTUKAN OLEH MATA PELAJARAN YANG DI UN KAN DAN KOMPUTER YANG MEMERIKsa.

  70. 71 vitria 28 Oktober 2007 pukul 11:24 am

    sebenarnya sih ga salah juga,pemerintah ngadain rencana kya gtu.
    tp pmerintah jg seharusnya memikirkan dampak yang akan terjadi..
    dan tak harus memfonis yg gak lulus mengulang setahun lagi,it sma saja mbuat pelajar takut dan brbuat ke arah yg negatif.
    pmerintah harus bijaksana,menyingkapi hal it.
    smua org di indonesia jg pengen pndidikan lbh baik..

  71. 72 kudonx_gtu@yahoo.com 28 Oktober 2007 pukul 7:13 pm

    smoga blod ini d baca pemerintah. .

    biar tw aspirasi kami. .

    smoga angkatan 2008 lulus 100%. .

    \m/

  72. 73 kudonx_gtu@yahoo.com 28 Oktober 2007 pukul 7:15 pm

    smoga blog ini d baca PEMERINTAH. .

    biar tw aspirasi kami. .

    smoga angkatan 2008 lulus 100%. .

    \m/

  73. 74 kudonx_gtu@yahoo.com 28 Oktober 2007 pukul 7:16 pm

    HAPUSKAN AJA UAN. .

    daripada pusing. .

  74. 75 ViHay 31 Oktober 2007 pukul 5:24 pm

    buat menteri pendidikan, mending turun jabatan aja deh…
    alo mw jd pemimpin jagn sok pintar!
    sudah prnah blajar b.ind kan? udh prnah blajar sdut pandang blom??
    plajari tuh!!
    biar tau gmna rasanya jd pelajar yg b’nasib mendapat pemimpin yg aneh…

    sbenernya maunya paan sih??
    mau ikut2an negara mana??
    malaysia??
    musuh kok d tiru??
    bner2 g salah deh klo ada orang luar yg ngatain negara kita negara plagiat.
    jangankan film, pendidikan saja masih mau ikut2an…

    niru sih boleh aja,
    tapi kalo cocok and b’mutu. klo g, gini deh jadinya.
    NORAK!!

    pemerintah, tolong y baca semua surat2 keluhan teman2 saya ini…
    karena kita semua yg d sini merasa d jadikan kelinci percobaan semua…
    kenapa sih tiap tahun selalu di ganti2??

    pernah belajar mengamati perubahan gak sih??
    kita gak akan pernah tahu tentang perubahan itu dalam waktu yg begitu singkat…

    tapi kayaknya biarpun kita negara demokrasi dan bebas berpendapat, tetep aja telinga kalian (pemerintah)di tutup..
    ya kan??
    hayoo ngakuu…

    saat ini saja saya sedang pusing2nya try out hanya demi persiapan UNAS yg g penting banget…
    belum lgi saya harus nyiapain buat UNASnya sendiri!
    ditambah lagi anti ujian masuk perguruan tinggi…
    hebat sudah…
    kita masih muda sudah dibuat nyaris gila!!
    dan parahnya lagi, yg buat gila adalah orang2 yg b’tameng “penanggung jawab kecerdasan masa depan bangsa”

    ViHay
    klas 3IPS1 SMU YPK Bontang Kaltim

  75. 76 anas 31 Oktober 2007 pukul 6:54 pm

    duH pemerintah tega bgd c
    taun kmrn aja ga jd masa skarang jadi
    knp harus taun kita aja yang sllu kna getah ga enak
    waktu msk sd ke smp testing
    smp ke sma pesinggrid
    pa harus taun ini 6
    knp cuma di taun kita aja
    maap bgd
    kita bukan kelinci perconaan….
    itu masalah masa depan loooh

  76. 77 chocholatodumdum 1 November 2007 pukul 2:39 pm

    Sebel banget UAN ternyata 6 mapel. Bener” bikin stress. Apalagi diumuminnya pas untuk UAN tahun ini juga. Nggak tau apa yang ada di kepala pemerintah.Tapi,jujur aja kalau UAN 6 mapel benar” memberatkan (buat aku pribadi).Walopun ada bagusnya jg sih untuk latian masuk PTN. . BOleh-boleh aja (buat pemerintah) kalau mau ngetes kita sampai segitunya,.KIta nggak takut. Cuma apakah pemerintah sudah bijaksana dalam masalah pendidikan di indonesia slama ini yang kayanya sistemnya acak-adul? Untuk UAN 6 mapel, mohon pemerintah jauh-jauh hari sudah diberi ancang-ancang,dan jangan jadikan masa depan anak indonesia sebagai penerus bangsa ini dipermainkan..toh hal ini karena menyangkut masa depan kami!!

    azka,sma 8 yogya

  77. 78 chocholatodumdum 1 November 2007 pukul 2:39 pm

    Sebel banget UAN ternyata 6 mapel. Bener” bikin stress. Apalagi diumuminnya pas untuk UAN tahun ini juga. Nggak tau apa yang ada di kepala pemerintah.Tapi,jujur aja kalau UAN 6 mapel benar” memberatkan (buat aku pribadi).Walopun ada bagusnya jg sih untuk latian masuk PTN. . BOleh-boleh aja (buat pemerintah) kalau mau ngetes kita sampai segitunya,.KIta nggak takut. Cuma apakah pemerintah sudah bijaksana dalam masalah pendidikan di indonesia slama ini yang kayanya sistemnya acak-adul? Untuk UAN 6 mapel, mohon pemerintah jauh-jauh hari sudah diberi ancang-ancang,dan jangan jadikan masa depan anak indonesia sebagai penerus bangsa ini dipermainkan..toh hal ini karena menyangkut masa depan kami!!

    *azkairina*

  78. 79 Muhammad Ali Efendi,S.Si 1 November 2007 pukul 4:00 pm

    berapapun mata pelajaran yang diujikan tidak akan jadi masalah jika seluruh komponen sudah siap. guru benar-benar serius mengajar, murid atau siswa serius belajar dan pemerintah sungguh-sungguh meningkatkan fasilitas belajar termasuk gaji guru, terutama GTT. ketakutan akan ujian nasional entah itu 3 mapel atau lebih sebagai bukti bahwa dunia pendidikan kita berjalan “amburadul”. siap yang salah?? Mari kita koreksi diri. tidak usah mencari kambing hitam.
    Pelaksanaan UN sudah menjadi rahasia umum kalau pada waktu itu terjadi “Pembohongan” besar-besaran. banyak komponen yang berusaha agar siswanya lulus 100% dengan “JALAN APAPUN”. inikah dunia pendidikan???? yuk kita benahi bersama-sama

  79. 80 wineko2007 2 November 2007 pukul 4:59 pm

    sebenernya pemerintah maunya apa sih masa materi Uan ampe 6!mungkin dia mau bales dendam waktu dia ujian dulu gak lulus apa ya?!Dari pad nambahin mata pelajaran, urusin aja ank yang putus sekolah itu kan lebih baik!!!!.bisa mengurangi kebodohan dan pengangguran di negara ini!!!

  80. 81 vandy 2 November 2007 pukul 7:34 pm

    pemerintah gimana sich.seharusnya peraturan baru ntu bakal anak kelas 1 yang baru…klo mereka kan bisa nyesuain ada waktu 2taon.tp klo buat anak kelas 3 skarang kayaknya kesian banget….DAH GAK ADA WAKTU LAGI TAUUUUUUUU…….kita hanya sebagai kelinci percobaan yang dijebak oleh pemerintah truz dibego2in lagii.PEMERINTAH GAK ADIL N MIKIRIN KEPENTINNGAN SENDIRI

  81. 82 lilis 3 November 2007 pukul 1:04 pm

    lia
    3 nov 2007
    Gimana sich pemerintah ini,dalam pikiran nya masa kami di buat kelinci percobaan,6 mapel buat uan,apakah kami udah siap untuk menghadapi ini semua,karena kemampuan kami terbatas,jujur terutama saya……..
    mohon semua ini di pertimbangkan lagi.key.

  82. 83 jeii 3 November 2007 pukul 11:49 pm

    Kepada yth,
    oRg yg meMpuNyai ide UN 6 pljRn.

    saya seLaku muRid tidak keberatan untuk UN 6 pljRn..
    tp,, mbo miKir dikit d0nk! masa tiap taon goNta-gaNti kuRikuLum! repot jadiny…! buku paket tiap taun berubah,hnya kaRna ganti kuRiKuLum (semua itu mubazir! karna buku paket hanya berlaku untuk 3 tahun ajaran dan tidak dapat digunakan untuk tahun berikutnya,kecuali untuk referensi materi),pdhl semua materi toh sama saja,hanya materinya saja yang diganti(yang seharusnya materi tersebut ada di kelas 3, skrng dipindahkan di kelas 1). bagaimana kalau org yang kurang mampu untuk membeLi buku?? padahal buku sangat menunjang pelajaran di sekolah?? tp bisa kita survey skrg ke toko buku! buku yg harganya 10.000an?? mana ada?? kecuaLi beLi di pasar buku bekas dan mencaRi buku yang sudah tdk di terbitkan lagi!! udah gitu sekarang muncul wacana “UN 2008 dengan 6 mata pelajaran KHAS JURUSAN masing-masing” yang masih belum diputuskan! emang menghadapi UN seperti RENCANA BANGUN TIDUR?? yang dilaksanakan tanpa persiapan?? SEMUDAH ITU KAH?!

    menurut saya, UN 3 pelajaran saja tak ada gunanya! apalagi UN 6 pelajaran. SIA-SIA saja! malah memperkaya oknum dalam! dan malah mengasah otak siswa berpikir panjang untuk mencari cara bagaimana mendapatkan bocoran dengan mudah.

    UJIAN SEKOLAH saja sudah cukup! Malah bisa jadi dikatakan BERHASIL karena tidak adanya KEBOCORAN SOAL!! dan hanya MASING-MASING SEKOLAH lah yang dapat menentukan KUALITAS almamaternya! Toh untuk masuk perguruan tinggi tetap saja diadakan ujian saringan masuk!!

    JADI DIMANA FUNGSINYA UN DENGAN 6 MATA PELAJARANNN???!!!
    (kalau jawabannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,,itu semua SALAH BESARRRR!!!!)

    seharusnya pemerintah bisa membaca kondisi bangsa indonesia!! Rkyat yang berpenghasilan kurang,,mati-matian banting tuLang hanya untuk mengisi perut dan untuk dapat bersekolah! Sekolah untuk menaikan kualitas diri mereka agar dapat bekerja di tempat yang layak bagi mereka dan mendapatkan penghasilan yang sesuai dengan apa yang telah mereka usahakan!!

    KaLau mau merubah kurikulum jangan SETENGAH-SETENGAH donk! Misalnya cukup 15 tahun sekali perubahan,,dengan pemikiran-pemikiran yang cukup matang dan dapat digunakan untuk jangka panjang. SEKOLAH GRATIS!! BUKU DIPINJAMKAN DARI PERPUSTAKAAN SEKOLAH (TERBITAN DIKNAS)!!

    Dengan begitu saya yakin tidak akan ada yang namanya kebodohan,kemiskinan, dan praktik KKN!
    KARNA ITU SEMUA SALING BERSANGKUTAN! Dan malah membuat nama Indonesia menjadi harum…………

    UN
    -Membuat orang berpikir licik!
    -Membuat orang mengambil kesempatan dalam kesempitan! (oknum tertentu)

    BERPIKIR LICIK
    -Merusak SDM di Indonesia (darimana mau maju??)

    KALO GAK SEKOLAH,MAU DAPAT UANG DARI MANAA???
    (TIMBULNYA KEMISKINAN KARNA PENDIDIKAN)

    Itulah yang ada di benak kepala saya saat ini…
    setiap orang pasti punya pemikiran yang berbeda.
    setiap orang pasti punya harapan yang berbeda,,
    tp ini adalah pemikiran dan harapan saya…

    UNTUK SELURUH SISWA!!!
    AYO KITA LAKSANAKAN DENGAN PENUH SEMANGAT APABILA UN 6 PELAJARAN ITU BENAR!!!
    TUNJUKKAN PADA INDONESIA “KITA PASTI BISA!!
    (sekalipun ada yang tidak bisaaa…)”

  83. 84 dede 4 November 2007 pukul 2:28 pm

    apa2an c neh pemerintah….

    jgn sok2an dech..dqra uN tu gmpang…pke dtmbah 3 pel lg…
    cba ja klo mereka ngrasain gemna sshnya jd qta…
    dLu c enk cma ada ebtanas ajah….jd mrka gg bs ngrsain….

    yang 3 pel ajah msh bnyak yg g lu2s….pa lagi 6 pel,! ! ! !!!!!!!!

    dah gtu sistm pendi2kan d indonesia jg gg konsisten….
    benahi dlu dunk sstm penddknnya….

    jgn sok2an ngkutin negara luar dech…

    mangnya org indonesia pnter smua apa?????

    dah gtu uN jg mqn dpersulit sma stndard nilai kelu2sannya jg….

    PUSIIIIIIIINGGGGGGG NEHHHHHHH…..

  84. 85 paijo cs 4 November 2007 pukul 2:46 pm

    buat pemerintah

    “GILA LOE”

    PUSIIIIIIIINGGGGGGG NEHHHHHHH…..

    pemerintah apa mau mu kok UN pake di tambah si……..?GUE JUJUR AJA ENGGAK SANGGUP KALO 6 MAPEL YANG DI MASUKAN DALAM UN,BUT KALO STANDAR KELULUSANNYA DI TURUN KAN JADI 2,1 KEMUNGKINAN GUE MASIH BISA MIKIRNYA…….!

    Buat para pelajar,Siap-siaplah,”GOD BLESS YOU”

  85. 86 bebz 5 November 2007 pukul 1:18 pm

    pemerintah jgn sok2 pintr dech…………

    menzalimi kmi semua……….

  86. 87 bebz 5 November 2007 pukul 1:24 pm

    hahahahaaaa………………..

    woi pemerintah……………lo pikir kmi binatang……….???

    yg bisa loe2 atur seenak lo…………………????

    anjing kalian semua…………….

    semoga kontol n pepek kalian busuk,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    anjing,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  87. 88 pak_dhe 6 November 2007 pukul 5:56 pm

    woii….
    pemerintah biadab…
    turunkan harga BBM….
    baru ada ujuian

    jangankhan cuma 6, 10 mapel aja saya gag bisa….
    yang konsisten dunk…

    gimana kalok saya balik gimana kalo yang unas para mentri dan semua kepemerintahannya….

    bisa gag ???
    kemarin guru ujian aja banyak yang gag lulus ….
    banyak yang nyontek masa muridnya gag boleh nyontek… ??

    gag adil

    saya maw mata pelajaranya 6 asal gag ada yang njaga waktu ujian hwkakaka…….

    pemerintah gag adil

    ___apa kata anak2 kita nanti???___

  88. 89 ANDI 6 November 2007 pukul 7:29 pm

    PENING NIE OTAK GUA MIKIRIN ENAM MAPEL NTUK UN…3 AJA DAH HAMPIR MAMPUS…. APA LAGI ENAM… CPE DE….. TAIK KUCING LAH…..

  89. 90 ao 8 November 2007 pukul 10:55 am

    klo emank dah keputusan akhir……….
    cpetan blang dong dari kmaren2……..
    lo ngasitaunya bru sekarang..
    gmn se lo..???
    lo kan dah sarjana..
    mikir donk….
    jgn ngomong doank!!!!
    ngomong se emank gampang…
    he,,,!!!!!!
    pejabat2 yg ga tw diri..
    mank klo dri kmaren2 dibuat gtu lo bisa lulus??????
    apa lo mau korupsi lo lbh gede lagi???
    pikir…!!!!
    dosa lo tu dah byk,,,
    mank lo kaga takut ma tuhan??

  90. 91 AGIEL_SOEMAPOEL 8 November 2007 pukul 2:34 pm

    WADUH!!!!!!!!!!!

    saya Brani 6 pLajaran Mau 10 Pun Saya Brani

    AsaLkan kLuLusan Di TenTuKan oLeh SKOLAH……..

    hahauhuhauhuahuhau….

    Mwu NgiKutiN MALAYSIA YA MAs……

    Jauh Bgt Boz……..

  91. 92 korup_boyz 9 November 2007 pukul 3:42 pm

    woiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!!!!!! pake otak dong ngasih kputusan..!!!!
    3 aja dah banyak yg bunuh diri!! pa lgi 6… 6x lebih besar pengangguran di Indonesia!!!

  92. 93 korup_boyz 9 November 2007 pukul 3:45 pm

    Plus… klo githu skalian aj tmbah agama, kn, penjas, kesenian, komputer, bahasa daerah, silat, karate, volly skalian aja smua plajaran..
    biar mampus aja skalian…*_*

  93. 94 yanti 10 November 2007 pukul 9:24 am

    wooooooooooooooooooooooooooooooi pemerintah sadar dunx. jgn enak na sndiri…..!!!!!!!! bwt penetapan yg bebelet2. kami butuh proses utk kenaikan nilai. belom 1 selsai 1 lg. kami jd capex n membuat generasi muda gx mw skullll.gw suka dgn komen pra anx2 pljar………………pemerintah enx ndiri. bgimna law qt tukar posisi aj?????????????????

  94. 95 sandy,anak sman1 tuban 10 November 2007 pukul 1:10 pm

    gue seh asyik2 aja,asal loe kagak nyenggol gue…!!!!
    gue seh s7 s7 ja ma keputusan pemerintah menambah jumlah mapel yang bakalan ikut unas 07-08.tapi da beberapa catatan yang perlu diperhatikan ma pemerintah..!!!
    1. ANDA JANGAN HANYA MENGEJAR TARGET,TARGET DAN TARGET..!!!!
    anda boleh-boleh saja,dan juga sah-sah saja menetapkan target.dan itu juga memang tugas anda untuk menetapkan target2.namun target2 yang sudah maupun yang akan anda tetapkan juga harus lihat2 sikonX pak..!!!lihat kapan dan dimana anda akan menetapkan target itu…!
    2. AMDA JANGAN CUMAN LIHAT SUATU PERMASALAHAN DARI SUDUT PANDANG ANDA SAJA..!!
    anda tahu bagaimana tanggapan siswa2 sma??saya kira anda sudah tahu itu.coba anda adakan dialog dengan mereka…!!!!ajak kereka untuk sharing tentang pendidikan yang akan mereka jalani dan sistem2X..!!!sehingga keputusan yang muncul tidak terkesan hanya mewakili pemerintah.memang se kita dah punya wakil2 di DPR/MPR,tapi itu semua tidak menjamin…!!!
    3. PERLU DIPERTIMBANGKAN PULA WAKTU PEMNGAMBILAN KEPUTUSAN…!!!!
    sekedar saran,UN tinggal 5 bulan lagi..!sementara itu,belum ada kepastian tentang “medan” yang akan kami hadapi pada UN 07-08..!!!

    saya yakin anda juga sudah mempertimbangkan semua hal di atas..!dan kami tinggal menunggu “pertarungan” yang sedang anda hadapi..!!
    TAPI ANDA TIDAK USAH KAWATIR…!!!!SAYA YAKIN SEMUA PESERTA UN TAHUN NIN BISA LULUS SEMUA…!!!
    DAN ITU SEMUA TERGANTUNG SEBERAPA BESAR ANDA AKAN MENG”GRADE”NILAI PESERTA UN TAHUN INI…!!!
    TERIMA KASIH….!!!!

  95. 96 Yeddy Irawan syachputra 10 November 2007 pukul 7:42 pm

    DO’A & HARAPAN KAMI ANAK NEGERI
    UAN 6 MAPEL (Eko,B.Ind,B.Ingg,Geo,Sos ‘n Geo),why not?!Inget ya Bro ‘n Sis;Suatu sistem itu untuk memajukan BANGSA & KITA SENDIRI,sebagai generasi muda harusnya kita BERSYUKUR,jika kita sukses UAN ’08,berarti kita mampu membuktikan pada DUNIA & PEMERINTAH bahwa anak-anak INDONESIA masih ada yang PINTAR & BERPRESTASI!Jangan sampai NEGARA KITA TERCINTA ini hanya terkenal KORUPSI,KOLUSI & NEPOTISME (KKN),tapi kita BUKTIKAN bahwa kita bisa berprestasi dibidang PENDIDIKAN!Ok…!SEMOGA ANGKATAN KITA (’07/’08) LULUS 100% DARI SABANG SAMPAI MERAUKE!AMIN…………!

    Yeddy Irawan Syachputra
    XII IPS 2 MASAYU YK
    081392929689

  96. 97 Yeddy Irawan syachputra 10 November 2007 pukul 7:42 pm

    DO’A & HARAPAN KAMI ANAK NEGERI
    UAN 6 MAPEL (Eko,B.Ind,B.Ingg,Geo,Sos ‘n Mtk),why not?!Inget ya Bro ‘n Sis;Suatu sistem itu untuk memajukan BANGSA & KITA SENDIRI,sebagai generasi muda harusnya kita BERSYUKUR,jika kita sukses UAN ’08,berarti kita mampu membuktikan pada DUNIA & PEMERINTAH bahwa anak-anak INDONESIA masih ada yang PINTAR & BERPRESTASI!Jangan sampai NEGARA KITA TERCINTA ini hanya terkenal KORUPSI,KOLUSI & NEPOTISME (KKN),tapi kita BUKTIKAN bahwa kita bisa berprestasi dibidang PENDIDIKAN!Ok…!SEMOGA ANGKATAN KITA (’07/’08) LULUS 100% DARI SABANG SAMPAI MERAUKE!AMIN…………!

    Yeddy Irawan Syachputra
    XII IPS 2 MASAYU YK
    081392929689

  97. 98 Rizal Akbar 12 November 2007 pukul 7:09 am

    Membaca komentar di atas, nampaknya banyak komentar negatif daripada komentar positif. Ini gambaran mentalitas generasi muda kita, memang sulit diajak kerja keras, maju. Mau sekolah ga perlu ujian yang penting lulus. Rasa pikir yang membuat polecy orang-orang pinter yang segalanya sudah dipikirkan masak-masak, untum membawa anak bangsa ini ke depan. Ada yang komentar gimana kalau kurang satu bulan baru ditetapkan ujian nasional 6 pelajaran. Ya ini komentar kanak-kanak, ya ga mungkin lah, saya yakin pasti di semester 1 sudah dipustuskan, ujian nasional kan butuh proses, misalnya nominasi peserta, penyiapan naskah. Kalau 3 aja bocor gimana 6, itu kan mentalitas para siswa, kalau dia mentalnya jujur, mau kerja keras, ya ga mungkin terjadi kebocoran, diberi soal aja gratis dia ga mau, karena ingin hasil ujian adalah keringatnya sendiri, bukan jalan pintas, kenapa bocor? karena ada siswa atau orang tua tua yang takut ga lulus, akhirnya jalan pintas ditempuh. Kalau semua siswa diberi bocoran aja ga mau, saya yakin pasti tidak akan ada orang yang menjual soal. Selama ini ujian nasional hanya salah satu penentu kelulusan, bukan satu-satunya, contoh kakak kelas saya unas nya lulus semua, tetapi karena ujian sekolah mata pelajaran pendidikan jasmani ga lulus, akhirnya dia juga ga lulus, artinya ketidaklulusan mereka ternyata tidak hanya ditentukan oleh hasil unas saja. Jadi kalau ada yang ngomong unas satu-satunya penentu kelulusan, baca dulu dong aturan main unas, sehingga paham. Unas ada nilai positifnya kalau mau jujur, di mana-mana siswa terpacu belajar lebih rajin, dari pada tidak ada ujian sama sekali, bukankah evaluasi yang diadakan oleh lembaga lain (di luar sekolah) akan lebih obyektif, bukankah materi yang diujikan hanya materi dasar-dasar aja, bukankah itu hanya komptenesi standar saja, mengapa takut, soal unas toh hanya gitu-gitu aja, masak ga bisa, apa ga malu dengan negara tetangga misalnya singapura dan malaysia, kriteria kelulusan sudah sangat tinggi, dan soalnya yang membuat bukan saja lembaga lain seperti di Indonesia, justru pembuat soal dari negara lain. E siswa Indonesia punya perasaan malu dong!!

  98. 99 cah bagus 12 November 2007 pukul 11:10 am

    KENAPA MESTI TAKUUUT
    KENAPA MUSTI DEMOOOOO
    KITA MAU MAJU GA””””” SEH
    MAU UJIAN SENDIRI, MAU UJIAN PROPINSI, MAU UJIAN NASIONAL ATAU INTERNASIONAL. KALO MEMANG KITA BISA KENAPA TAKUT….
    1. BISA NYONTEK
    2. BISA DAPAT BOCORAN
    3. BISA BAYAR PENGAWAS
    4. BISA SMS
    5. BISA SAJA GURU YANG NGERJAKAN
    6. BISA YA…… GA MALU TUH JADI PELAJAR
    JAMAN BELANDA AJA WAKTU PENJAJAHAN KATA MBAH BUYUT SAYA YANG SAYA JUGA GA TAU WAJAHNYA INGIN NAIK ANGKA 2 DUA /KELAS DUA KALI YE…. UJIANNYA BENERAN KALO GA LULUS YA NGULANG, JADINYA ORANG YANG PINTER JAMAN DULU TUH BENAR-BENAR PINTER ALIAS MURNI.
    KALO SEKARANG HMMMMMM TANYA AJA MEREKA….. BIKN VIDEO PORNO BARU PINTER……
    EH SAYA JUGA UJIAN TAHUN DEPAN LULUS GA YA….PASTI LULUS WONG GURUNYA YANG UJIAN HA HA HA. MAKASIH YA PA DAN BU GURU YANG BAIK HATI…KASIHAN NASIB ANDA….

  99. 100 nabila 12 November 2007 pukul 11:14 am

    aq sendiri peserta UN 2008,,
    kalo dilihat dari sisi objektif,, banyak yang mengeluh karena UN mau ditambah 3 mapel menandakan rendahnya kualitas pendidikan kita.
    soal UN tiap thn dibuat makin mudah kan? kenapa mesti takut?

    kalo menurut aq sendiri sih, UN ga perlu diadakan.lebih banyak efek buruk daripada efek baik dari pengadaan UN tersebut.

  100. 101 lysca 12 November 2007 pukul 11:35 am

    kenapa ga sekalian semua mata pelajaran aja,,,
    jadi kan pusingnya gak dikit-dikit,,,,,,,,,,,
    Lagian kanapa dibikin susah sie!!!!!!!!!!!!
    cuma dg 3hr ya mungkin skrg 6hr ja,,perjuangan kita selama ini berakhir ditengah jlan….
    Lagian dengan ujian berapapun harus dijalani,,,
    ya knpa hrus repot!!!!!!!!!!!!!
    kita pasti bisa,,,,,,,,,
    mgkin kita lebih pinter kali ya dibanding tahun2 sebelumnya!!!!
    semoga Indonesia lulus 100%

  101. 102 rOidaH nUsaibAh 12 November 2007 pukul 7:30 pm

    Assalamu’alaikum…
    Allah selalu bersama orang-orang yang sabar…
    Alwayz do the best aja…
    Jadikan angkatan kita ini menjadi angkatan yang terbaik walau pemerintah menjadikan angkatan kita sebagai kelinci percobaan…
    Tapi, tenang… Allah akan selalu bantu kita…
    Percaya deh…
    Semangat and Keep fight ya…
    Wassalamu’alaikum…

    Sekeping curahan hati untuk Pemerintah Sejati???

  102. 103 hadi saputra 13 November 2007 pukul 12:15 pm

    duh……,gimana nich?
    uan ditambah jadi 6 mata pelajaran.
    uan yg 3 mata pelajaran aja msh bnyk yg gak lulus,
    apalagi 6?
    gimana sich pemerintah,koq gak mikirin nasib kita2?
    hiks….3x

    from:
    -Hadi Saputra-
    -XII IA 1-
    -SMA Titian Teras Jambi-

  103. 104 inez 14 November 2007 pukul 8:41 am

    maksih ya, Pak telah membuat kami serasa ingin mati……….!!!!!!

  104. 105 Galuh Ginanjar Ajinagara 14 November 2007 pukul 7:39 pm

    Halagh,,,,,,,,,,,sapa takut,,,,,,,,saya suka tantangan,thanksss

  105. 106 FahmiSOS I. SMA PB Depok 14 November 2007 pukul 9:35 pm

    seblum’a ku minta mAAf ma pemerintah ……

    knapa sich diadakan’a 6 mata pelajaran????
    3 mata Pelajaran Aja da Susahnya Setangah Mati>>>>>

    pemerintah sicH WeNAK gak Ngerasain Susahnya ngejawab sOaL….
    Nah kami Nak2 Ips gak Bisa ….. klo Gitu kapan duNk pemerintah berfikir, gimana kami genErasi Penerus Bangsa….
    Kalao kami lulus Di Jamin Masuk UniVersitas Negri?
    sekarang aja UniVersitas Negri masuknya Mahal Banget”s, gimana Tuh klo kami Kurang Mampu Tuk masuk Klo Biayanya MAHAL BANGET…
    Yang Da Kagak Bisa ?????
    Nah sekarang Saat pemerintah berfikir sejenak untuk kemajuan penerus bangsa…..

  106. 107 Yoga SOS I. SMA PB Depok 14 November 2007 pukul 10:38 pm

    saya Pelajar Indonesia gak setuju diadakan 6 mata PelajaraN UAN…………..

    APa Lagi Di tambah naiknya Nilai Rata-rAta………..

    Pemerintah Tidak Tegas Tegas yang Selalu PlimpLan Dalam Mengambil Keputusan……………………Masa Setiap Tahunnya Berganti Nilai Standar KeluluSan…………………………………

    Gimana Kalo Kami Tidak dapat Mencapai Nilai Rata-raTa Standar Kelulusan??????????????? ( TiDak Luluskah? apa Mengambil Ijasah Paket C????) Klo Begitu Sia-sIa Dunk kami Balajar selama 12 Tahun Klo Hnaya menDapat Ijasah Paket C…………..

    Kami semua Adalah aNak BangSa!!!!!!! TolOng antu Kami untUk MenyeleSaikan Problem Ini………

    Kami Tidak Setuju Kalo Menjadi 6 Mata Pelajaran Yang Diujikan,,,, Kasian Dunk ApaBila aDa Orang Tua Yang PenghasiLannya Minim/Pas-pasaN!!!!! Klo aDa saLah Satu anaknya Yang Tidak Lulus Ujian /Hanya Mendapatkan Ijasah PAKET C!!!! aPa lAgi nak tersebut Menjadi caLOn Tulang PunGguNg Keluarganya………………………..

    Giama Kebijakan Pemerintah Yang Katanya Selalu beRtindak Adil dan Benar Toh Buktinya Selalu Salah Dimata rAkyat iNdonEsia….???

    DIMANA KEBIJAKAN PEMERINTAH……………………

    KAMI bukan BianatanG/Budak yang SElalu Menuruti dan Mengikuti Apa Kata majiKan/Pemerintah…………………………….

    KAMI ANAK BANGSA TOLONG DENGARKAN KELUHAN KAMI……………

    aTAS NAMA pELAJAR sE Depok dan SEkitarnya…………..

  107. 108 Yoga SOS I. SMA PB Depok 14 November 2007 pukul 10:44 pm

    saya Pelajar Indonesia gak setuju diadakan 6 mata PelajaraN UAN…………..

    APa Lagi Di tambah naiknya Nilai Rata-rAta………..

    Pemerintah Tidak Tegas yang Selalu PlimpLan Dalam Mengambil Keputusan……………………Masa Setiap Tahunnya Berganti Nilai Standar KeluluSan…………………………………

    Gimana Kalo Kami Tidak dapat Mencapai Nilai Rata-raTa Standar Kelulusan??????????????? ( TiDak Luluskah? apa Mengambil Ijasah Paket C????) Klo Begitu Sia-sIa Dunk kami Balajar selama 12 Tahun Klo Hnaya menDapat Ijasah Paket C…………..

    Kami semua Adalah aNak BangSa!!!!!!! TolOng bantu Kami untUk MenyeleSaikan Problem Ini………

    Kami Tidak Setuju Kalo Menjadi 6 Mata Pelajaran Yang Diujikan,,,, Kasian Dunk ApaBila aDa Orang Tua Yang PenghasiLannya Minim/Pas-pasaN!!!!! Klo aDa saLah Satu anaknya Yang Tidak Lulus Ujian /Hanya Mendapatkan Ijasah PAKET C!!!! aPa lAgi nak tersebut Menjadi caLOn Tulang PunGguNg Keluarganya………………………..

    Giama Kebijakan Pemerintah Yang Katanya Selalu beRtindak Adil dan Benar Toh Buktinya Selalu Salah Dimata rAkyat iNdonEsia….???

    DIMANA KEBIJAKAN PEMERINTAH……………………

    KAMI bukan BianatanG/Budak yang SElalu Menuruti dan Mengikuti Apa Kata majiKan/Pemerintah…………………………….

    KAMI ANAK BANGSA TOLONG DENGARKAN KELUHAN KAMI……………

    aTAS NAMA pELAJAR sE Depok dan SEkitarnya…………..

  108. 109 Yoga SOS I. SMA PB Depok 14 November 2007 pukul 10:47 pm

    saya Pelajar Indonesia gak setuju diadakan 6 mata PelajaraN UAN…………..

    APa Lagi Di tambah naiknya Nilai Rata-rAta………..

    Pemerintah Tidak Tegas Tegas yang Selalu PlimpLan Dalam Mengambil Keputusan……………………Masa Setiap Tahunnya Berganti Nilai Standar KeluluSan…………………………………

    Gimana Kalo Kami Tidak dapat Mencapai Nilai Rata-raTa Standar Kelulusan??????????????? ( TiDak Luluskah? apa Mengambil Ijasah Paket C????) Klo Begitu Sia-sIa Dunk kami Balajar selama 12 Tahun Klo Hanya menDapat Ijasah Paket C…………..

    Kami semua Adalah aNak BangSa!!!!!!! TolOng antu Kami untUk MenyeleSaikan Problem Ini………

    Kami Tidak Setuju Kalo Menjadi 6 Mata Pelajaran Yang Diujikan,,,, Kasian Dunk ApaBila aDa Orang Tua Yang PenghasiLannya Minim/Pas-pasaN!!!!! Klo aDa saLah Satu anaknya Yang Tidak Lulus Ujian /Hanya Mendapatkan Ijasah PAKET C!!!! aPa lAgi nak tersebut Menjadi caLOn Tulang PunGguNg Keluarganya………………………..

    Giama Kebijakan Pemerintah Yang Katanya Selalu beRtindak Adil dan Benar Toh Buktinya Selalu Salah Dimata rAkyat iNdonEsia….???

    DIMANA KEBIJAKAN PEMERINTAH……………………

    KAMI bukan BianatanG/Budak yang SElalu Menuruti dan Mengikuti Apa Kata majiKan/Pemerintah…………………………….

    KAMI ANAK BANGSA TOLONG DENGARKAN KELUHAN KAMI……………

    aTAS NAMA pELAJAR sE Depok dan SEkitarnya…………..

  109. 110 roni.ph 15 November 2007 pukul 4:48 pm

    aduh………….
    pnting y kudu 6 pljrn??
    kynya 3 pljrn sdh mmbuat kta was-was dg nilai min 5,25
    ,,,,,,,,,,

  110. 111 Prihatin-Ortu 16 November 2007 pukul 9:42 am

    Buat para ortu, buat adik pelajar, buat para guru tolong dijawab sejujurnya dalam hati Apakah nilai 5 itu sudah sangat tinggi dan sangat sulit dicapai oleh siswa sehingga kriteria kelulusan menjadi hal yang sangat dikhawatirkan? Nilai 5 itu klo di raport jaman dulu masih merah!!

    Setujukah jika ujian nasional ditiadakan sehingga semua siswa PASTI lulus dengan nilai 9 dan 10 di sekolahnya masing-masing? Bangga-kah kalian?

    Buat adik pelajar:
    Semestinya yang merasa kurang mampu meraih nilai “tinggi”segera menata strategi dan meningkatkan kualitas dirinya. Itu baru ANAK INDONESIA.

    Belajarlah dengan tekun dan ikhlas sehingga meski semua mata pelajaran nantinya diujikan secara nasional tak akan membuat kalian khawatir. Toh ujian itu tak beda jauh dengan ulangan: kita belajar-mengerjakan soal.

    Kalau memang berhak dan pantas lulus, kalian pasti lulus! Meski murid pintar belum tentu lulus karena mungkin grogi saat ujian hingga salah menjawab soal. Tapi itu logis! Bukan ujiannya yang “bersalah”.

    Tak usah pedulikan kriteria kelulusan, yang penting belajar dan persiapkan ujia sebaik-baiknya. Bersikaplah sportif, jika kriteria kelulusan menurut kalian terlalu tinggi, tingkatkan kemampuanmu hingga kriteria tadi berada di bawah kemampuan maksimal-mu.

    Terus terang kami malu pada pelajar2 yang memprotes nilai kelulusan yang sebenarnya terlalu rendah itu. Mau jadi apa bangsa ini jika standar kualitas calon pemimpinnya sedemikian rendah.

    So, klo mo protes, mikir dulu-lah..jangan bikin malu orang tua kalian. Protes kok minta supaya nilai jelek bisa lulus(???), supaya ga perlu belajar untuk bisa lulus. Mending protes supaya keputusan segera diperjelas, disosialisasikan dan ditetapkan agar kalian bersama guru dan orang tua dapat segera mempersiapkan diri.

    JADI PELAJAR ITU YANG SPORTIF, JANTAN GITU LOH..
    (Aku yakin kalian punya sikap sportif dan jantan itu, tunjukkan!)

  111. 112 devi 16 November 2007 pukul 4:02 pm

    MendaDak bGtZzz,,,,

  112. 113 Vie 16 November 2007 pukul 4:05 pm

    Wah,,,

    bLm sIaP,,,,

    MenGuasai 6 MTA pel dlm wKtu bbrPa bLn saJa?????

  113. 114 ayatullah 16 November 2007 pukul 4:09 pm

    para pemerintah yang terhormat
    saya adalah kelas 12 yang tahun ini kan mengikuti UAN!

    kalian memang mudah untuk mengetuk palu keputusan
    tapi kami tak percaya akan kemudahan dalam menghadapi UAN

    yang katanya tahun ini adalah 6 mata pelajaran,dengan rata2 5,25
    setiap pelajaran paling minimum nilai +4

    wahai pemerintah yang terhormat,tidakkah kalian melihat bahwa tahun yang lalu saja dengan standar nilai 4,75 dengan 3 mata pelajaran
    banyak sekali yang tidak lulus UAN

    tegakah kalian seandainya tahun ini kenaikan angka ketidak lulusan melebihi dari yang telah berlalu

    kami mohon kurangi standar kelulusan tuk tahun ini,

    kalau kalian ingin mata pelajaran tahun ini 6
    jangan lah nilai rata2 diatas nilai 5,25 dan jangan pula nilai minimum perpelajaran 4! tetapiseminimum2nya taruhlah 2 atau 2,5

    kami perwakilan dari seluruh pelajar SMA kelas XII tahun 07/08

  114. 115 ayatullah 16 November 2007 pukul 4:54 pm

    kami 3 mata pelajaran saja merasakan akan ketidak lulusan kam!

    apalagi tuk tahun ini,yang katanya palu pemutusan suara telah disahkan bahwasanya tuk tahun 07/08 ni 6 mata pelajaran!

    pemerintah yang terhormat apakah anda mengetahui bahwasanya semua anak bangsa indonesia harus memiliki kelebihan dalam bidang fisika,kimia,biologi?

    bagai mana mereka yang ingin memasuki dunia keagamaan,apakah mereka harus mementingkan dunia mereka dibanding mata pelajaran agama yang mereka sukai?

    wahai pemaerintah,perlu kalian ketahui bahwa kami mempunya visi & misi kehidupan kami tuk masa depan!
    diantara kami ada yang ingin memasuki perkuliahan agama seperti UIN,LIPIA,UII dll.

    apakah kami harus meninggalkan pemahaman agama yang luas hanya karna memikirkan tuk kelulusan UAN yaitu mata pelajaran kimia,fisika,metematika,b.inggris,b.indonesia,biologo(ANAK IPA)

    wahai pemerintah kami harap kalian menimbangkan kembali atas keputusan kalian

  115. 116 erla 17 November 2007 pukul 9:36 am

    UN jadi 6??!! TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAK!!!!!!!!!
    kita bukan the animal test,jd kita jangan dibuat bahan percobaan UAN donk!masa belajar 3thn hanya ditentukan dalam 6 hari.BELAJAR ITU YANG PENTING PROSES BUKANNYA HASIL .UAN kan cuma mentingin hasil kapan indonesia bisa maju klo sistem pendidikannya kayak gini terus.penambahan mata pelajaran yang dadakan buat kita klabakan gak siap kenapa pemerintah gak mutusin dari dulu saja?

  116. 117 741...TAI!!!!!!!!!!!!!!! 18 November 2007 pukul 11:17 am

    PEMERINTAH TAI!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    MIKIR ATUH MIKIR!!!!!!!!!

    UN AMPE 6 PEL SEGALA!!!!!!!!!!!!

    KLO BANYAK YANG G LULUS GMN?!!!!!??!

    APA KATA DUNIA?!!!!!!!!??!

    MALU DONK BANGSA INI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    TAIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    BIADAB!
    BEDEBAH!
    KEPARAT!
    BRENGSEK!

    EMANGNYA OTAK QTA KOMPUTER APA?!

    KOMPUTER AJA MASIH BISA ERROR

    APALAGI OTAK MANUSIA

    BELAJAR BIOLOGI GA SEEH??
    OTAK TUH KALO DIPAKSAIN MIKIR BISA KONSLET!!!!!!!!!!!!!!!!

    FUCK TO PEMERINTAH!!!!!!!!!!
    ANJING!!!!!

  117. 118 ardi 19 November 2007 pukul 7:53 pm

    kirimi soal uan donk aku jurusan bahasa

  118. 119 asomah 19 November 2007 pukul 7:57 pm

    mas mbak kirimi aku soal uan 2008 donk.namna aku asomah anak kendal aku pengen lulus ujian

    asomah mah mah mah

  119. 120 Devi 20 November 2007 pukul 2:49 pm

    UAN harus nya SK itu di keluarkan dari awal klz 3….jangan setengah2 gini donk para SISWA/I Serta para GURU kan ikutan bingung dengan keputusan ini…
    ini aja SK nya belum jelaz banget…
    Masa harus 1 bulan sebelum uan baru keluar…..
    ga fer banget….
    UAN ga masalah di tambah asal jangan UAN dan STANDAR KELULUSAN jangan di jadikan ALASAN untuk menentukan kelulusan seseorang…
    memangnya kami robot yg tinggal di masuki data langsung bisa hapal semuanya !!!!!

    Harusnya pihak sekolah di beri wewenang untuk menentukan lulus atau tidaknya SISWA/I nya….
    masa mata pelajaran untuk UAN 6 mata pelajaran…
    3 aj banyak yg ga lulus gimana 6….
    belum lagi STANDAR kelulusan yg nilai minimal 5.25 dan RATA-RATA nya harus 5.5
    percuma aja kami belajar 12 tahun hanya gara2 UAN 1 minggu membuat 12 tahun kami sekolah menjadi SIA-SIA cuma gara-gara UAN dan STANDAR KELULUSAN !!!!!!!!!

    tahun 2006-2007 saja yg standarnya masih 4,5 aja masih ga lulus!!!!!

    YANG BENAR SAJA SEMUANYA DI NAIKKAN……
    GA VAIR BANGET……

    maaf jika ada kalimat yg sangat di tekankan tetapi ini adalah pikiran2 teman2 satu kelas dan mungkin satu sekolah….

  120. 121 Hamzah Azam 20 November 2007 pukul 4:48 pm

    Jadi 6 mata pelajaran bwat gw sich ga masalah, tujuannya juga kan baik,
    bwt ningkatin kualitas sdm INA biar qta ga ketinggalan terus. Optimis aja, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Tapi standar nilainya klo bisa diturunin diki…t aja, biar ngimbang ama jumlah mata pelajarannya. Salam bwt depdiknas smoga pendidikan di negara ini makin baik, APBN bwt pendidikan juga naikin donk! biar sekolahnya banyak yang
    gratis, biar semua orang bisa memenuhi kewajibannya untuk manuntut ilmu jadi bisa sama2 pinter. Yoi ga coy!
    Salam P.L.U.R

  121. 122 co_cute25@yahoo.com 23 November 2007 pukul 11:43 am

    eh pemerintah kalian tu ga manusiawi banget tau ga!!!!!!!!!
    pkir donk pake otak jangan pake dengkul y!!!!!
    klo emang mau ningkatin kualitas pendidikan jangan kaya gn donk caranya, pake nambah 3 mata pelajaran lagi. yang ada pelajar di indonesia bukan tambah pinter tapi jadi banyak prnganguran ga sekolah!!!!

    manusiawi dikit donk, kalian ga tau kan apa yang pelajar sma dan smp rasain, kalian juga ga tau perasaan orang tua kita gimana.

    pemerntah skr tu munafik!!!
    jangan ikut2an negara orang, kondsi kita tuh beda di sana

  122. 123 Nurdin 23 November 2007 pukul 6:37 pm

    Salam..
    Semua yang menulis di blog tentang Ujian dan tetnag Guru jujur semua deh… tapi lebih banyak yang tidak berada di sini.. So… perkuat niat perbaiki diri aja…
    ada link SKL UN 2008 nih di “langkah-nurdin.blogspot.com”

  123. 124 fa 25 November 2007 pukul 7:27 am

    hemm…ternyata…

    kejaaaaaam….

    tanggung jawab dulu, taon kmaren aj masi ad yang ga lulus…

    ah…pemerintah ga tau c rasanya dijadiin mainan gini,pemerintah ga tau c gimana rasanya dikasi kewajiban kaya gini, harapan seluruh keluarga..
    dewasalah, katanya sudah dewasa, seharusnya bisa dong lebih bijak..

    kita dukung aja kalo sikap kalian kayak gitu…tapi standar penilaian dari sekola aj gt gimana???setuju ga??

    setuju aja yah..

    boys and gurls all over indonesia, gambatte kudasai!
    semmangat…semoga bisa lulus 100% amin…

    soc2bandung

  124. 125 hanum 28 November 2007 pukul 12:47 pm

    pemerintah tu plin plan y…baru kemaren kbk..ganti ktsp…y allah!!!!! berapa dana yang dkluarkan cuma buad cari jati diri????????mndingan duitnya tuh…buad mbenerin skolah2 yang jbol!!huuuph…..ywda…ntar klo banyak yg g lulus tggung jawab y!!!!tggung jawab akherat….

  125. 126 robby 29 November 2007 pukul 11:35 am

    hoiiii…………..mentri pendidikanya gimana siiii……mapel yg di ujiin jgn 6 dech sekalian aja 100 mapel……………..eh pemerintah pernah mikir ga si….kl 3 pelajaran aja kita dah pussing ghmn kl 6??????mau membunuh ku apAAAA?????????????????????????????

  126. 127 c-renzz 29 November 2007 pukul 11:41 am

    hai menteri pendidikan emangnya kami unta ;dasar menteri tidak tau diri’biadab;gudal;celek

  127. 128 SMA N 1 hindustan 29 November 2007 pukul 11:44 am

    bangg mentri yg kaya onta……………………tolong mapel yg buat UN jg yg kaya MTK,B.INGGRISS.B>INDONESIA.dll
    tp yg ky tata boga…..truzz kesenian,,truzz pelatihan untuk nonjokin bang mentri………………….your understand??????????????????????????????????????////////////

  128. 129 Dito 29 November 2007 pukul 3:08 pm

    Kayanya mendingan gini deh,,
    Pemerintah suru ngerjain soal2 UN IPA&IPS..
    Kalo mereka bisa, baru anak2 SMA kerjain tu UN..

    Dasar semaunya sendiri… Bisanya korup doang..

    Payah… Pemerintah macam apa… Ga punya otak.. Bisanya cuma nyusahin, ga nyadar kekurangan sendiri.. benahin dulu yang laen,, baru bisa dinaekin standarnya…

    PAYAH!!!

  129. 130 dr. Hendi Kurniawan, SE 1 Desember 2007 pukul 11:03 am

    Sebenernya sah-sah saja jika UAN terus Ditingkatkan…
    Namun untuk 6 mata pelajaran rasanya terlalu berlebihan…
    setidaknya cukup tambahan 1 mata pelajaran saja…

    Nah dari situ kita lihat perkembangannya…
    jika baik..maka kita kita bisa terus tingkatkan…

    Selain itu…
    Menurut saya langkah ini terlalu terburu-buru….
    setidaknya tahun ini cukup 3 MAPEL saja….
    Namun Standar kelulusannya saja yg di tingkatkan….

    ataupun begini…
    MAPEL ataupun standar meningkat..
    asalkan ada UJIAN ULANG….

    nah..itu baru seimbang…
    Manusia/siswa tidak dapat berhasil langsung 1 kali saja…

    dan juga…..
    Standar Tingkat keCurangan antar sekolah-antar siswa juga di tingkatkan…
    ITU PENTING..!!!!!!!

    Percuma..
    Bila standar di tingkatkan ataupun MAPEL di tambah…
    Jika..
    KECURANGAN MASIH terus meningkat…

    Mo sampe kapan Indonesia begini…?
    Ini sama halnya mendidik Bibit-bibit Koruptor….

    Tapi..semuanya tergantung pada pemerintah itu sendiri…

    Dan bagi para siswa…
    berjuanglah…
    jangan sampai Negeri kita diHina oLeh malaysia….

  130. 131 irfan tedjo 2 Desember 2007 pukul 5:36 pm

    gue setuju dengan ditambahnya 3 mata pelajaran malah kalau gue rasa perlu ditambahin lagi standar kelulusannya, cuz w alumni taun kemaren alhamdulillah gue lulus so masa lu takut cemen ah….gue saranin buat mendiknas kalau bisa ditambah standar kelulusannya masa kecil bet!!!

  131. 132 rangga 5 Desember 2007 pukul 10:32 am

    uan 6 pelajaran sebenarnya belum siap untuk tahun ini karena masih sangat dini dalam “meng-iklankan” kepada para siswa bahkan keputusan ini belum pasti disetujui. Hal ini membuat para siswa dan pihak sekolah menjadi bingung karena mereka tidak dapat berkonsentrasi dalam pendalaman materi,jika sudah pasti 6 pelajaran mereka bisa belajar jika tahin ini tetap 3 pelajaran maka pendalaman materi mereka “percuma” karena membuat konsentrasi mereka terpecah untuk belajar 3 mata pelajaran lainnya.
    Lebih baik Unas yang memberlakukan 6 mata pelajaran tidak dilaksanakan tahun ini karena banyak siswa dan pihak sekolah yang belum siap.

    Rangga Fisipol UGM

  132. 133 Khairunnisa 5 Desember 2007 pukul 10:01 pm

    addduhhhhhh maaakkkkkkkkkk…
    yang bener aja bakal ketemu kimia d uan…

    tiada lain tiada bukan…

    bikin tambah kurus ajaaa….
    DIET PRAKTIS!!!!!

    mendiknas…
    kalo anakmu ikutan puyeng gmna????

    mbok sekali2 dpkir…
    kalo anda jadi kamiii…..

    pusing kannn????

  133. 134 princEzZ 6 Desember 2007 pukul 7:40 am

    woiii…..
    pemerintah 2h g pake mkir k??
    kita mua ngerti indonesia mw maju, tapi kira2 juga donk
    mpe 6 gtu…disesuaikan juga dgn kemampuan kta…
    wong ank indonesia otakx pas2an, ko’ mw mpe 6,,
    3 ja udah mw mampus,palagi 6,mampus bnran dh…
    klw mw kmi lulus krimkan soal skalian kuncix…
    key….
    goblok

  134. 135 liza 6 Desember 2007 pukul 11:24 am

    wEiZ………………..!!!!
    yang bener bee lah pemerintah nech……….!!!
    dax ngira-ngira ngasih bidang studi ujian, langsung 6
    dak mikir pa???

    emg, pemerintah nech cuma mikiri diri sndiri, egois
    udh standar klu2san dinaeki, ditambah pula dengan 6 bidang studi seXgus, pa mW bunuh ank2 sekolah d’indonesia pelan2…????

    3 ja udh mampus pa lg 6,,,
    g mikir pa tuch????
    udh ngasih surat edaran nya menda2k lg???

    aQ sumpahi, hidup Mu ga bakal tentram……!!!!!

  135. 136 yuni 6 Desember 2007 pukul 1:34 pm

    g BAGOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOS
    g BANGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEET
    AduuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuHHHHHHHHHHHHHHHHHH
    PYE TOooooooooooooooooooooooooooooooooO
    EmOHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH NO

    kita warga SMA N I PONOROGO n Mua anak SMA SEINDONESIA mengharap Pmerintah g egiis kya gni

    okeyyyy

  136. 137 yuni 6 Desember 2007 pukul 1:35 pm

    g bagooooooooooooooooooooooooooooooooossssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss

  137. 138 rifai_vnycntku@yahoo.co.id 6 Desember 2007 pukul 4:29 pm

    pak menteri pendidikan tolong jangan bertindak anarkis, wong tiga mapel saja kami masih kewalahan apa lagi 6 bisa mampus kali ya !

  138. 139 ADJIE GSP 8 Desember 2007 pukul 2:46 pm

    Halo pak mentri pendidikan!!!!!!

    Seorang mentri pendidikan harusnya orang yang pinter di bidang pendidikan,, bukan orang yang pinter nyari kesempatan dengan bikin proyek yang ngga mutu gini….

    Sarjana ekonomi ngurusi pendidikan,, ya gini jadinya,, semuanya dikomersilkan.. sampai sampai biar keuntunganya banyak,, bikin proyek UAN 6 Mapel…..

    HARUSNYA NJENENGAN NGURUSI KOPERASI SAJA PAK…..
    BIAR ILMUNYA NGGA MUBADZIR…….
    OK PAK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  139. 140 chiez26 8 Desember 2007 pukul 10:45 pm

    mentri pendididkan goblok!!!!!!

  140. 141 chiez26 8 Desember 2007 pukul 10:48 pm

    mikir atuh pak 6 mapel sugan mah teu hese

    dasar GOBLOK!!!!!

  141. 142 Agnes 13 Desember 2007 pukul 9:54 am

    WaDuH……………… Gmana seh pak mentri ne…. 3 mapel aj bnyk yg GA LULUS apa lagi 6 MAPEL!!!!!!!!!!!!!! pikir donk pake oTAK!!!!!!!! lulusan EKONOMI kok jd mentri pendidikan!!!!!!!!! coBA anda yang IKUT UJIAN NASIONAL DENGAN 6 MAPEL+STANDAR YANG TINGGI,ANDA juga pasti ga LULUS. YAng bener DONK!!!!!!!! CAri solusi yang TEPAT la…….

  142. 143 NIA, bukan Nia Rahmadani 21 Desember 2007 pukul 12:57 pm

    UAN jadi 6??WAW!!!
    keren seh, tapi pa bisa??taon kemaren ja masih banyak yang ga lu2s.
    mo ningkatin mutu pendidikan kok gini caranaya, jadinya malah GAK MUTU!!!
    Yang ada malah bikin para pelajar “KETAR-KETIR”
    gimana mo ngejalanian UAN dgn baek n bener, kalo belom UAN dah di bikin takut ma sistem kelu2san yg ribetnya gak karu2an.Kemungkinan yang ada malah bikin para pelajar fokus ngedapatin nilai setinggi-tingginya dengan segala cara, entah tuh nyontek atau apalah.
    Nah loh…
    kalo dah gitu bukannya meningkatkan mutu pendidikan bangsa donk!!

  143. 144 Rony+ 22 Desember 2007 pukul 3:12 pm

    assalamualaiku.wr.wb
    wah..wah..wahh..UAN tahun 2008 ni 6 ya. Bagus tuh, untuk anak-anak IPA…bisa makin giat belajarnya. Kalau UANnya cuma 3 mapel dari tahun ke tahun kan g’ seru. Untuk apa kita belajar FISIKA, BIOLOGI, ma KIMIA kalau hanya untuk di UAS kan aja. Sebagai anak IPA sih itu wajar…g’ ada masalah.
    Tapi, masalahnya tu terletak pada sosialisasinya. Kalau pemerintah mau UAN tu diadakan 6 mapel,ngapa g’ bilang dari dulu-dulu supaya bisa mempersiapkan diri lebih matang. Coba, disosialisasikannya setelah jeda beberapa saat setelah UAN 2007 kan anak-anak SMA seluruh Indonesia g’ bakalan kalang kabut seperti sekarang. Makanya, untuk pemerintah kalau mau ngeluarin kebijakan tu mikir-mikir dulu baru dilaksanain…
    wassalam.wr.wb

  144. 145 tony 23 Desember 2007 pukul 12:00 pm

    sbenarx unas 2 jangan d pke sbgi bhan prcbaan.pemrnth hrs lht dlu kjdian yg trjd kmrin yg bnyk skli anak yang ga lu2s. lcux yang ga lu2s adlh ank yg pny prstasi hbt d skulx.
    1 psan untk pemrnth,jgn mmbuat ank skul sat ni jd tmbh bingung dengan kbjakn yg mrk trapkan dsn.

  145. 146 tony 23 Desember 2007 pukul 12:08 pm

    jangn jdkan ank sma jd mainan bgi pemrnth yg sbnrx ian melmpaui trget tp sbnrx trget 2 mlh jd bmerang bg mrid yg da d indonesia ini.

  146. 147 Adi dukun 26 Desember 2007 pukul 12:07 am

    Walah 6 plajaran diujikan!???

    Gw jg taun kemaren pas ujian 3 plajaran dah stengah moDHHAAAAR. . .blajar setengah mati abis abisan. . .nyontek ampe kertas contekan gw selipin di kolor ,dah gitu walo lulus tapi ancur-ancur lagi nilai nya. . .

    Wahahaha. . . .apa lagi taun skarang. . . .ampe beneran MODhAAAAR kale blajarnya. . . .wakakakak. . . . .

    Pemerintah GOBLOOOK banget yak. . . .

  147. 148 Ryssa 27 Desember 2007 pukul 12:01 am

    gue belum siap. jd no comennnnn

  148. 149 PelajarSMA 29 Desember 2007 pukul 3:20 pm

    ah……………………………..jablay!!!!!!!!!!!………………..mati mw korupsi aj susa…susa. nyusain lg………… Napa bos…… ud g tau cara korupsi yg lainny y???? cuci tu otak.. MAti aj lu… Rombak ne smua pemerintahan…………negara kg bisa maju…..napa nih??? setan……..ngurus diri sendiri aj g bisa….namba2in urusan orang…
    SATU KATA BUAT LU…..SAMPAH NEGARA!!!

  149. 150 Horie Yui 30 Desember 2007 pukul 11:30 am

    hwakakak… mo bikin gara2 nec!!!

  150. 151 rie-rie 3 Januari 2008 pukul 9:17 pm

    komentarnya bagus2, menandakan bahwa para pelajar SMP / SMA juga bisa menyatakan pendapatnya secara terbuka…….Iya, UAN yang jadi 6 mata pelajarn memang sangat perlu dipikirkan kembali……kami, yang para pelajar bukan tidak sanggup dengan ketetapan pemerintah seperti itu, tapi kami pusing dengan aturan yang terus berganti2 setiap tahun, nggak jelas tujuanannya apa….dan sampai sekarng 6 mapel itu jg blm ditetapkan jdi makin nggak jelas….
    Tapi, nyantai aja temen2 kalau kita usaha, berdoa, dan ikhtiar Insya Allah kita pasti dapat nilai yang terbaik…
    Kelulusan ada ditangan kita, bukan ditangan para pemerintah…MAsalah 6 / 3 mapel sebenarnya sama aja, tergantung kita mau belajar / hanya diam menunggu waktu UAN tiba…
    Biar adik2 / cucu2 kita tidak mengalami hal yang sama seperti kita sekarang, makanya kita harus jadi orang yang pintar biar nanti bisa memimpin negara dengan adil, bijaksana, bertanggung jawab, dll…
    ayo, semangat aja…aQ juga, lagi usaha biar bisa lulus UAN dengan nilai terbaik & masuk universitas negeri dengan jurusan yang diharapkan…………..kita saling dukung mendukung aja………….
    INGAT!!!Kita hanya bisa menrencanakan ini dan itu sedangkan penentunya hanyalah ALLAS TA’ALA……..SEMANGAT!!!!!

  151. 152 eduard 7 Januari 2008 pukul 7:08 pm

    Sebenernya mau berapa pun UAN yg dikeluarkan, semua hasil yang kita inginkan ada di tangan kita sendiri..

    kita yang menentukan kita mau lulus atau tidak lulus…

    kalau mau lulus, ya jangan hanya mengeluh, tapi pandang ke depan, belajar sungguh-sungguh, pikirkan motivasi untuk masa depan anda semua, karena sesungguhnya keberhasilan 99% datang dari USAHA..

    USAHA 99%, DOA 1%.

    SUKSES SEMUA MENGHADAPI UAN..!!!
    KITA ANAK MASA DEPAN INDONESIA…
    JADILAH GENERASI EMAS DAN MAJUKAN INDONESIA…!!
    BERANTAS KKN..!! BERANTAS RASIS..!! BERANTAS PERBEDAAN AGAMA..!!

    HAHAHA…

  152. 153 Cinta 9 Januari 2008 pukul 11:56 am

    um,,,,,,,menurut saya ini bukan suatu keputusan yang bijak,
    Saya masih melihat banyaknya kecurangan pada saat UAN
    bukankah sebaiknya kecurangan2 itu di bersihkan dulu,,barulah membuat kebijakan baru dengan 6 mapel..
    karena saya yakin,,,,akan semakin banyak orang yang mempunyai kunci jawaban akibat tantangan 6 mapel ini. ketidakjujuran itu pasti bertambah…
    akibatnya,,bukanlah murid jadi terpacu untuk belajar,,namun akan terpacu untuk mendapatkan jawaban secara curang.
    anak2 indonesia,jika seperti ini terus,,akan melahirkan pemimpin2 bangsa yang sama seperti sekarang… Korupsi di mana2,,,dll…
    apa itu yang pemerintah inginkan???

    tahun2 sebelumnya,dengan 3 mapel pun masih sangat banyak murid yang tidak lulus,,,,saya pikir,,apalagi dengan 6 mapel ini??? kalaupun 100% akan lulus nantinya,,,saya yakin,sebagian besar mereka,itu bukanlah hasil kemampuan sebenarnya,,namun dari hasil kecurangan..

    semoga pemerintah bisa mengambil keputusan secara bjak..

  153. 154 NIKO 10 Januari 2008 pukul 12:33 pm

    hahaha.,gmna klo para siswa yang menolak mogok rame” ga ikut ujian itu.,otomatis qta pasti dapet perhatian dari pemerintah..dari pada nulis” di sini lum tentu ada hasil nya..

    kan klo qta mogok.,universitas dan PTN di indonesia pasti kalang kabut jg,ga dapet mahasiswa..

    ..klo cuma nulis” ini paling yang baca jg cuma qta” doang

  154. 155 buchory el bayan 10 Januari 2008 pukul 5:50 pm

    ini pemerintah mo mendidik ato mau membunuh????

  155. 156 Alifa 13 Januari 2008 pukul 9:36 pm

    yuuph..
    uda jadi keputusan, 6 mapel…
    kita yang mao ujian gag bisa protes lagi..!!
    ya Allah semoga hamba2-mu ini diberikan kemudahan untuk segalanya..
    amin..

  156. 157 cintaa 13 Januari 2008 pukul 11:14 pm

    mau cerita akh
    tadi saya datang ke expo pendidikan internasional di JCC.
    saya masuk ke sebuah Stand University dari new zealand…
    orang itu bertanya tentang UAN,,,dia kaget sewaktu saya memberitahukan UAN menjadi 6 Mapel dan nilai standar yang dinaikkan…. dia bilang “tahun kemarin aja masih banyak yang ga lu2s” apalagi sekarang???!! hehe

    BERJUANG!!!!!!!!!!!!!

  157. 158 p373r 20 Januari 2008 pukul 4:50 pm

    eh buat pemerintah ……………….
    nich ya gw mau protes,,,,,,,,,,,,,,,
    coba masa dulu elo2 (pemerintah/siapa kek yg udah tua)
    udah ngelewatin kaya gini belom??
    elo2 ja belom bisa kaya gini mau maksa
    masyarakat buat ngikutin elo!!!!!!!!!!

    emaaaang gw tau ini semua buat kemajuan bangsa indonesia tapi
    tetep aja ga bgini caranya???
    elo2 ja ada yang masih buat masyarakat + miskin
    mau ngemajuin indonesia.
    fuck bgi elo2 yg bkin indnesia miskin.camkan itu

    ini cuma hanya untuk bagi elo2 yang ngersa klo elo2
    yang buat indonesia jadi kya gni……………

    korupsi,kotoran2 nekat masih diterusin
    berasa indonesia makan steak kaleeeeeeeeeeeeeee
    beras aja susah mau makan steak???

    seblum elo mkir kaya gini elo2
    adain setiap rumah ada daging yang fresh + lagi
    roti2, keju n kaya makan orang2 yang elo2 pengen saingin

    jangan anggap kita kaya robot donk!!!!!!!!!!!
    se enak jidat elo ja yang elo mau
    klo elo2 punya hati nurani rubah jadi semampu otak indonesia
    bukan kaya gini…………………

    U bad

  158. 159 BANU 22 Januari 2008 pukul 1:07 pm

    BUAT PEMERINTAH……++++======

    PERHATIKAN jURUSAN BAHASA…., mASA ANDA -ANDA Juga tetep
    ngotot akan ditambah Matematik??????????????????????

    Saya sebagai anak jurusan bahasa murni dan berkwalitas betul di dalam penguasaan bahasa Jerman, Inggris……dan mata pelajaran pendukung jrsan BHS…..(Antropologi dan Sejarah…)))

    tOLONG Pak MEnteri..,Jangan semena-mena dwong….Perhatikan bidang setiap jurusan yang ada…

    Masa BAHASA dikasih Matematika…????—- yang bener aja…????>>> tu kan ga ada hubungannya sekali ma Jurusan,,..Kalau pnambahan mata pelajaran saya setuju2 saja…, Tapi UNTUK jURUSAN bAHASA..jANGAN DIKASIH / dTaMBAH Matematika DWONG…. .
    Kalau masih ngotot dikasih matematika bwt bahasa..,
    Jangan salahkan kami(anak bahasa se Indonesia) KALAU tidak lulus Hanya karena Matematika mother fucker…..

    Menterinya punya OTAK gatu….????>>><L<<<

    mAAF YA PAK MENTERI SAYA UDAH MISUH -MISUH tapi knyatanya anada,pak menteri emang harus Dipisuhi Kalo perlu kami doakan berumur pendek….

    Bwt pak menteri pendidikan yang mother fucker….

    NN— Anak Bahasa di salah satu kota kecil di Indonesia

  159. 160 HENDRA SAKTIONO 22 Januari 2008 pukul 4:29 pm

    IRASIONAL DAN TERLALU TERBURU-BURU,

    Apa yang sebenarnya ada di dalam benak pemerintah kita, coba anda semua cek di http://www.antikorupsi.org,

    Luar biasa busuk, ternyata UN adalah sebuah bisnis terselubung antara pemerintah dan swasta, sekolah dipungut biaya oleh pemerintah, akhirnya mau tidak mau sekolah kita mengadakan pengayaan (pelajaran tambahan) untuk menutupi biaya UN yang dipungut pemerintah.

    Saya menuntut Menteri Pendidikan untuk bertanggung jawab terhadap hal ini, atau bapak menteri secara terhormat mengundurkan diri karena gagalnya mekanisme UN yang baik.

    Maju Terus Pelajar INDONESIA, berikan yang terbaik untuk BANGSAMU yang tengah sakit ini………….

    HENDRA SAKTIONO dari SMAN 1 TAMBUN SELATAN

    Untuk ALIANSI PELAJAR NASIONAL ( National Students Alliance )

  160. 161 sazti 23 Januari 2008 pukul 3:36 pm

    duh dekdekan nich…kayanya ini ujian terberat dech….biarlah tuhan yg tau semua rencana ini,,,

    tapi tetep weh dekdekan

    ya allah mudah-mudahan derpatemen mengerti piskilogi para siswa
    dan ya allah mudah-mudahan sasti lulus UAN amin.ya allah amin

  161. 162 mona 25 Januari 2008 pukul 12:05 pm

    Selamat datang di era kehancuran bangsa Indonesia!!!
    kenapa sih Pak? Buk? nggak pernah mikirin nasib anak didik penerus bangsa? seenaknya aja ganti2 peraturan
    mikir donk, kami yang ujian, apa jadinya bangsa indonesia kalo ternyata UN 2008 ini cuma 20% siswa yang lu2s? ga malu apa?
    trus di koran-koran negeri tetangga juga bakal beredar “Sistem UN 2008 bangsa Indonesia mengantarkan bangsa pada kehancuran”
    “Kebijakan pemerintah yang plin-plan berujung maut! siswa SMA xx bunuh diri!”
    “TIDAK LULUS, PELAJAR SMA MENIKAM PERUTNYA DENGAN 10 TUSUKAN!”
    Ga malu apa kalo itu sampai terjadi? tolong donk Pak, Buk, jangan cuma mikirin nasib ndiri. pikirkan anak2 mu yang akan menjalani ujian.
    3 mata plajaran ja udah ngos-ngosan, pa lagi di tambah 3 lagi? what’s up? cape deh…
    katanya pengen maju, tapi malah ngjerumusin gini.
    pemerintah ingin generasi penerus bangsa maju, tapi apa jadinya kalo kami tak lulus? pengangguran dimana2, tindak kriminal semakin merajalela, free sexz, narkoba, de el el.
    banyak yang jadi gelandangan. trus mikir juga donk, kalo harus ngulang, biaya per tahun tuh berapa? ortu kami bukan pejabat seperti anda, yang bisa mengeluarkan uang berapa pun yang di inginkan!
    anda punya anak kan? gimana prasaan anda kalo anak anda gak lulus UN?
    malu donk? gitu juga ortu kami
    atau jangan2 anak anda bisa dapat bocoran soal karena bapaknya pejabat? aduuuh… hancurkan Indonesia daripada di penuhi oleh tangan2 koruptor. kalo anda sih dulu enak, dengan NEM aja bisa lulus? emang sistim pemerintahan semakin lama semakin ruwet! gimana bisa maju???!!!
    tolong pertimbangkan sekali lagi, apresiasi kamu para siswa indonesia, yang ingin maju!

    Mona
    SMA 2 Payakumbuh

    Siswa/i indonesia menjerit….!!!

  162. 163 ochiks 25 Januari 2008 pukul 3:05 pm

    Para bapak-bapak,,,,,pejabat,Yang meringis giRang…….
    Para ibu-ibu meNtRi neGara,Yang Bangga akan MenaNg…….

    Eits,,,EiTs,,,,………..JANGAN MIMPI……………..

    BLum waktunya CoY,,,,,,

    OoooUuught……………………Ente,,,,Ente
    MengHarpkan Kwalitas anak bangsa tambah Lebih Rendah……(gampang)
    MengHaraPkan semangaT juang anak bangsa nGeDroPpP?????(no proBlem)

    jiKa uAn nanti jadi diujikan 6

    Hiks…Hiks….(seDihMah)……..gmana nggak coba?????

    Lha sampe sekRang aj kagak ada kepastian……..

    inDoNesia…..iNdonesia……

    PaYAH………………..PaYaHhhhhhhhhhhh……….
    MnuRutKoe KpUtuSan Yang DiambiL kagak masuk akal,suer dech……
    uuuuhhhhhhhh,nyebelinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn

    Nggak kebayang dech……………
    Tahun kmaren aja, banyak juara2 kelas
    juara2 lomba ngk lulus ujian…….
    apalagi yang biasa2 saja…………

    siap nggak siap memang kudhu siap…………

  163. 164 masduki_zain3057@yahoo.co.id 27 Januari 2008 pukul 9:09 am

    apa perlu di demo baru dirubah? ha!…..

  164. 165 rosy 30 Januari 2008 pukul 8:29 pm

    walang keke………….

    PAK/BU MENTRI YG LG ENAK2KAN MENIKMATI HASIL KERJA KERASNYA(hsl korup)

    apa anda kgk fikir nasib pelajar INDINESIA klo MAPELnya jd 6

    Toooooloooooooooooong donk pak mentri yg baik hatinya!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    mank mw liat banyak pelajar yg mengis meringis gr2 kgk lulus and byk pljr Indonesia yg mati gr2 MALU trhdp ortu,family mrk???????????????? emank bapak/ibu sadar g sich??????????atas kjdn yg sdh2………..emank hrs dibuka bgmn sich MATA anda u/ mlht pelajar diatas kami,mank mw dibuka pake linggis ato pake tang kale…………….
    pleaseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee donk pak donk bu…………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  165. 166 Sugeng Kurniawan 7 Februari 2008 pukul 1:06 pm

    weleh, dulu mata pelajaran enam juga nggak apa2.
    kenapa sekarang pada jadi ribut ya?

    anak2 sekarang pada males ya???

  166. 167 hernalya 29 Februari 2008 pukul 12:08 pm

    ya mang smua ad baex brky

  167. 168 Ary Septian 11 Maret 2008 pukul 11:19 am

    wey w mah g twu hrus kya gmn gi!!!!!
    yg psti,
    ksmngatan wat bljr n’ ksngghan kt wat nghdpin UN mnjngjung tnggi!!!!
    pa lg d tmbhnya rsa kkompkan dr dri kta sndri…..

  168. 169 Ary Septian 11 Maret 2008 pukul 11:24 am

    Gugun G
    wey w mah g twu hrus kya gmn gi!!!!!
    yg psti,
    ksmngatan wat bljr n’ ksngghan kt wat nghdpin UN mnjngjung tnggi!!!!
    pa lg d tmbhnya rsa kkompkan dr dri kta sndri…..

  169. 170 dovie081 11 Maret 2008 pukul 2:18 pm

    PEMERINTAH GAK MIKIR APA………. GIMANA INDONESIA MO NYAINGIN NEGARA TETANGGA, KALAU KENYATAANNYA KAYA GINI……… SEKALIAN AJA SEMUA MATA PELAJARAN DI UN KAN…… EMANK PEMERINTAH PADA GELO…………….

  170. 171 saya, kader bangsa 12 Maret 2008 pukul 9:49 pm

    Subhanallah..
    Sampai penghujung perjuangan kita, masih kita lantunkan senandung suara hati yang tak pernah luput dengan gelisah dan resah.

    Sahabat sahabatku….
    saat kita meyakini bahwa yang terbaik itu ada di tangan Allah, maka akan begitu ikhlas kita menjalani semuanya.

    Bagi saya, UNAS 6 mata pelajaran bukan sepenuhnya kebijakan yang salah, tapi tidak juga sepenuhnya benar. Tapi, bila sekarang kita rasionalkan dalam aplikasi belajar kita, kita ternyata memahami kembali bahwa ternyata ilmu yang kita pelajari selama ini hanya pas pasan dan hanya ingin lulus dengan sebuah ‘nilai’ yang memuaskan.

    Adakah kita pernah berfikir, seberapa besar kebermanfaatan ilmu yang kita punya untuk dunia. Seberapa banyak kita ini telah berbuat kerusaka dan hanya kerusakan, tapi sedikitpun tidak mau susah hanya untuk menaikkan sedikit saja derajat bangsa ini di hadapan negara lain. Apa yang kita lakukan saat budaya kita di hak patenkan oleh malaysia? Dimana kita saat bergelimpangan masyarakat miskin yang semaikin bertambah setiap tahunnya? Kenapa kita hanya menyalahkan DPR/ MPR atau presiden? Toh mereka kita juga yang pilih???

    Tidak yakinkah kita, bahwa bersatu adalah hal paling kuat untuk melawan arus apapun? Bicarakan baik baik…
    jadikan hikmah di setiap apa yang kita lewati….

    Meski pemerintah juga harus koreksi, bagaimana selama ini kita dididik. Bagaimana kita berinteraksi dengan teman dan guru guru kita, yang akan membentuk pribadi kita semua, kader bangsa? Sebagai koreksi bangasaku…

    Sahabat, UNAS sudah di depan mata…
    selamat bertampur melawan malas dan ketakutan…
    Laa Yukallifullaahu nafsan illaaa wus’ahaa!!!
    Semoga ilmu yang telah kita dapat ini bisa jadi ilmu yang bermanfaat di masa depan…
    Untuk Bangsa kita….

    Amin.

  171. 172 FAJAR SEPTIAN 15 Maret 2008 pukul 9:31 pm

    WEEEEEEEEEEEEEWWWWWW…..BIKIN STRES ANAK ORANG NI UNAS GNI….
    MOGA JA DEH LULUS MUA,MSKPN JELAS2 QTA NGRASA D FORSIR…
    SUNGGUH TEGANYA DIRIMU TEGANYA,,,,TEGANYA,,,,,,…

  172. 173 Rinto 16 Maret 2008 pukul 4:10 pm

    Mohon kirimkan soal un SMA 2008

  173. 174 Rinto 16 Maret 2008 pukul 4:12 pm

    Tolong kirimkan soal un SMA 2008

  174. 175 Mhalyck 18 Maret 2008 pukul 2:47 pm

    Aku ga ngerti tentang cara pikir pemerintah kita.Memang bagi dia enak menaikkan standar kelulusan dan jg jumlah mata pelajaran yang di UANkan karena mereka semua udah pada lulus dan ga ngerasain yang namanya ujian lagi. meskipun dulu mereka juga ujian tapi tentunya hanya semudah tes ulangan harian. Dan misalkan mereka memiliki anak yang akan menghadapi UAn tentu mereka2 itu memberikan bocoran soal buat anak-anak mereka. Trus gimana dengan orang yang tidak berpunya, mereka hanya bisa meratap[i nasib yang semakin keras. dasar pemerintah ga punya hati nurani………………… huh…………..

  175. 176 sandy 26 Maret 2008 pukul 5:12 pm

    saya mau ujian bulan APRIL…
    minta doanya yaaa..mga2 lulus
    amiiiin…

  176. 177 xxx 30 Maret 2008 pukul 9:31 am

    pendidikan makin mengada-ada. coba suruh menteri pendidikan ngerjain soal un pake ljk kalo bisa dapet nilai 8. hayo…

  177. 178 YEyEn 30 Maret 2008 pukul 5:09 pm

    pusiiiiing…
    sekarang gak jaman nya lagi pake tekan2an batin melalui kebijakan2 ini.
    hemh… duniaku serasa gelap…
    jadi korban terus ntu gak enak tau!
    yang pinter ja gak lulus palagi yang paspasan!!!
    mikir ngapa,kebijakan cem gini buat siswa jadi stres.
    ato ini salah satu rencana pemerintah tuk buat indonesia jadi negara kaya!!!
    karena setiap siswa yang gak lulus akan bunuh diri,jadi mengurangi populasi di indonesia!!!
    blm lagi UAN aja siswa dah stres mikirin yang 6MP N standar kelulusan tuh…
    mbok yo mikir toh…

    yeyen
    XII IS
    SMAN 11 MEDAN

  178. 179 gerly 30 Maret 2008 pukul 5:16 pm

    gak da hubungannya bro dgn gue…
    nyang penting gue tahun ne WISUDA

    HORAS MEDAN…………

    Gue doain deh tahun ne pemerintah berbaek hati meluluskan semua siswa SE INDONESIA, dengan harapan pemerintah akan menjawab :
    KASIHHHHHHHH DAAAAAAAAAAAAHH

    tengkiu BRO….

  179. 180 arin 31 Maret 2008 pukul 7:19 pm

    ujian nasional ap ujian NAAS-sional???

  180. 181 aq aja 4 April 2008 pukul 11:36 am

    moga…………….
    Kita lulus smua!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Amien…………………………

  181. 182 ramadani 13 April 2008 pukul 7:09 pm

    menurut ayas, uan tahun ini sanagat berat, mulai dari tryout 1 sampai 4 , masa gak ada yang lulus, sial bwuanget , mofga moga tahun ini gak ada yang lulus seluruh indonesia, SUKURIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIHN . DAN BUAT PELAJARAN PEMERINTAH KHUSUSNYA MENDIKNAS, SKL NYA, DI MINIMALISIR SE KECIL MUNGKIN. (KAYAK IM3 0,000000000000000000…1) / MATA UJIAN. buat KERA2 ngalam khususnya kera2 SMA WD TUREN ojo lali contoan ne……….. OJRITTTTTTTT.
    SALAM SATU JIWA AREMA

  182. 183 adhecs 14 April 2008 pukul 9:06 am

    hayo semangat yg mau UAN,,,,bantai aja tuh 6 mata pelajaran,,hehe,,,

    klo mikirnya bijak sih gua rsa UN dengan 6 mata pelajaran itu psti ada maksud dan tujuan baikny,,klo mikirny bijak lho ini,,,,;p

    lagian mw berapapun mata pelajaran yang di UN kan klo kita pada AWALNYA sudah siap dengan kemungkinan terburuk, ya otomatis ga mslah donk,,

    kecuali bagi orang2 yg sibuk persiapan sebulan menjelang UN,,ya, slah siapa donk jdny,,???;p

    yg pnting semangat deh,,,,^^v

    adhecs.wordpress.com

  183. 184 septy 16 April 2008 pukul 11:11 pm

    just suggestion

    paRa pemeRintah, tRutama yg b’geRak dibidang pendidikan
    kenapa sih, sistem pendidikan kita gonta/i terus,,,???
    Liat perkembangan dLu dong
    baik apa ga,,?
    jgn kRn bosen make yg ini, ganti yg ntu,,
    huhhhh,,,
    padahaL kan yg dipeLajaRin+ di cari sama az
    I. L. M. U.

    jgn dijadiin bisnis dOng,.,,,,

  184. 185 fhu.. 18 April 2008 pukul 5:37 pm

    gmana indonesia mw maju klo UAN aj banyak yg protes..
    udah sich mw ky gmana juga sistemnya yg penting belajar..
    klo belajar smw pasti bisa..

  185. 186 fhu.. 18 April 2008 pukul 5:42 pm

    semoga UAN lulus smw!!AMIN!!

  186. 187 Esa Mahesa Badrun 20 April 2008 pukul 9:13 pm

    buwat para pemerintah (khususnya buat mentri pendidikan )kala mau membantu rakyat bukan kaya begini caranya.ini ma mencekek pelajar. seharusnya pemerintah lebih memikirkan masa depan pelajar,jangan malah memutuskan harapan mereka.

  187. 188 adhecs 21 April 2008 pukul 10:06 am

    @septy
    gonta gantiny mngkin disebabkan tidak adany kemajuan yg significant pada saat menerapkan suatu sistem,,,kita mikir bijak aja,,tujuan dinas pendidikan tentunya sangat baik,,yaitu mencerdaskan generasi muda,,yg seharusnya menjadi prtanyaan, generasi mudanya siap ga untuk dicerdaskan,,???siap ga untuk lebih baik,,???^^v
    klo masih berkutat pada satu sistem yg tidak mengalami kemajuan, majunya kapan donk,,????
    pizz,,,,^^v

  188. 189 Indra Paloe 21 April 2008 pukul 6:32 pm

    Ehh… Saya punya ide nih..
    Bagaimana kalau ujian nasional yg enam mata pelajaran tetap
    dilaksanakan…
    Tetapi bukan untuk menentukan kelulusan…
    Ujian kali ini kita ambil untuk menentukan integritas sekolah…
    Kemudian kelulusan kita berikan kepada pihak sekolah untuk menentukannya…
    Hasilnya dalam ijazah tercantum integritas sekolah (A,B, atau C)…
    Dan tiap2 murid mendapatkan penilaian yang relatif, penilaian yang berupa Baik, Amat Baik, Dan sebagainya…
    Jadi penggunaan ijazah akan efektif dengan adanya penilaian seperti itu, tanpa kebocoran, kecurangan dan hal laen sebagainya…
    Dengan sistem seperti itu pula sekolah2 hanya akan bersaing untuk meningkatkan mutu sekolah secara keseluruhan…
    Tiap2 guru akan berusaha memberikan yang terbaik untuk muridnya…
    Dan tiap2 murid akan berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas yang di ukur secara keseluruhan…

    Demikian mungkin yang dapat saya sampaikan mudah2an dapat diterima oleh pihak pemerintah…
    Terima kasih yang sebesar2nya…

  189. 190 Adit Hode 21 April 2008 pukul 6:38 pm

    Boleh Juga tuch…
    Gw ganteng lo apa?

    @adhecs
    Gue Suka GAYA lo..

  190. 191 MhEy_MuTz... 23 April 2008 pukul 2:32 pm

    Yth.
    bapak-bapak. . .
    ibu-ibu di pemerintahan. . .

    saya sebagai salah satu murid SMA merasa sangat TIDAK SETUJU dengan di berlakukannya program kelulusan melalui UN 6 matpel.

    3 matpel sj sudah seperti MIMPI BURUK,,apa lagi dengan di tambahnya bidang studi yang di UAN kan menjadi 6 matpel…….
    itu sama saja dengan “MEMBUNUH” kami secara perlahan-lahan…

    klo begini terus,,bisa-bisa banyak generasi muda kan MATI MUDA pula…
    MATI karena malu…
    MATI bunuh diri krn tdk lulus…
    MATI krn STREZZ…
    MATI krn mata dan otaknya pada berserakan di atas meja belajar…
    MATI krn gak tahan sama RUMUS…
    MATI over dosis belajar!!!!!!

    emang bapak-bapak dan ibu-ibu tega klo generasi kita selanjutnya kyk gitu?????
    GAK kan!!!!
    makanya…
    jangan bikin aturan yang GAK JELAS dunkzzz….

  191. 192 StUbEnT gIrL 23 April 2008 pukul 2:48 pm

    GOVERMENT. . . . . .

    I HATE U SO MUCH…..

    WHY YOU DO THAT TO ME????

    I JUST WANT BE A SUCCSES PERSON…

    PLEASE….

    HELP ME!!!!!!!!!!!!!!!

  192. 193 adhecs 25 April 2008 pukul 7:40 am

    woi woi,,,,,gmn ujian kemaren,,,,???

    bnyak yg bilang, “persiapan kurang,,,,,,”
    lha, 3 tahun kemaren ngapain aja,,???^^

    trus ktany ada dapat bocoran ya,,,??

    setau gue, Dinas pendidikan udh ngecek bocoran soalny dan hasilny dipastikan PALSU,,,jadi cuma iseng2 para oknum yang hanya ingin mencari segelintir keuntungan dibalik penderitaan orang lain,,,

    bagi yang percaya sama bocoran itu, KEMUNGKINAN BESAR berakibat fatal,,,hayyooo,,,,

    Ujian nasional bukan sekedar hanya ingin mencapai target minimum nilai, tapi juga ingin membuktikan seberapa ju2r generasi muda sekarang ini,,,,setuju,,???

    Mari kita bandingkan dengan standar penilaian negara tetangga kita,,
    Malaysia memiliki standar 7 bukan,,?? (mohon diralat jika salah)
    Singapura katany 8,,?? (mohon diralat jika salah)
    itu baru namanya standar,,,,

    jujur aja, standar 6 menurut gue itu udh ketinggian,,,tapi kita kembali ke pemikiran yg bijak, generasi muda di negara kita yang indah ini kapan mw maju klo penilaian kita masih jauh di bawah standar yang sesungguhnya,,??^^

    Mari kita sama-sama berdoa semoga siswa-siswi yang telah mengikuti ujian nasional kemaren bisa lulus dengan baik,,,

    aaammmmmmiiiiiiinnnnnnnnn,,,,,,,,

    pizz,,,^^

  193. 194 adhecs 25 April 2008 pukul 7:47 am

    oiya ketinggalan,,,

    @StUbEnT gIrL – “JUST WANT BE A SUCCSES PERSON…”
    justru UN ini tantangannya,,,,,UN ini justru sebgai pembuktian klo lu bisa sukses,,,,,sip,,???^^

    @MhEy_MuTz – ““MEMBUNUH” kami secara perlahan-lahan…”
    emnk pemerintah punya niat untuk membunuh generasi mudanya ya,,??kyny ga deh,,gue rasa cuma pembekalan mental para siswa siswi aja yg kurang,,,,,^^v

    @Indra Paloe
    ideny boleh juga,,,,lapor gih ke Depdiknas,,tapi lewat sekolah,,,^^

  194. 195 adhecs 25 April 2008 pukul 7:55 am

    ketinggalan lagi,,,

    @Indra paloe
    tapi ada kurangnya,,jika sekolah yg memiliki wewenang meluluskan, maka standar pendidikan menjadi tidak merata,,,,,^^

  195. 196 Fitri 27 April 2008 pukul 8:58 am

    hWaaaaaa Vie UN nYah taUn dPN. . . Huhuhu peMerinTah g puNya perasaan. . . 3 peLajaRan z daH pusing, baNyak yaNg nYonteK, baNyak yang cuRang, paLagi kLo 6 peLajaRan???

    pemerintah pernah mikir g siH kLo uN tuH bKin aNak sKolAh paDa seTrrreeeeZZzzzz. . .

    HAPUSKAN UN

    Pemerintah tuh seenaknya aja menerapkan sistem pendidikan di indonesia. . .
    mreka g taU aja gymana pelajaran* yang Qta pelajarin sekarang. . .
    SUSAH TAU!!!!!!!

    gYmaNa kLo Dinas peNdidikan nya juGa
    Qta suRuh ikut UN dengan pelajaran yang Qta pelajari
    sKrg!!!!
    dinas bisa g ngerjain nY????
    GGAA BOLEH NYONTEK!!!

    dinAs biLang kLo nYonteK tuH
    saLah saTu beNtuk koRupsi. . .
    oKeLakH nyoNtek eMang koRUpsi, ,
    taPi kAn tiNgkat keparahan korupsinya
    masih kecil. . .

    DARIPADA DINAS???
    DINAS PENDIDIKAN BANYAK KO
    YANG KORUPSI!!!!

    DAN MEREKA KORUPSI NYA UDAH
    DI TINGKAT KEPARAHAN YANG
    TINGGI BANGET!!!!

    MAKAN UANG RAKYAT!!!

    KNAPA SIH ADA UN SGALA???
    BKIN PUSING TAU!!!

  196. 197 dandy 14 Mei 2008 pukul 11:16 am

    utk bambang sudibyo taek lu suka suka ko aj bwd peraturan, anjennnnnnnnnggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggg

  197. 198 kireta 23 Mei 2008 pukul 5:30 pm

    haah..un dah kelar,,,tapi hasil ga tau gimana!
    eh, tau ga…kita neh lagi ngalamin global warming tauuuuuuuuu……..

    nebang pohon seenaknya buat bikin kertas UN! mana enam pelajaran lagiiii!
    berapa pohon coba yang ilang gara-gara UN!?!
    hahh…harusnya UN tuh diapusin ja! bikin bumi makin gersang!!
    stop global warming duuunk!

    yaaa..tapi mau gimana lagi,,un dah kelar.
    telat! jadi kalo tanah indonesia ancur ma global warming jangan salahain kita yaaaaa!
    kalo banyak yang ga lulus juga jangan salahin kita,,soalnya tanah indonesia ga cukup sejuk buat bikin otak pelajar indonesia fresh buat ngadepin UN 6 plajaran!
    huehehehe

    buat pelajar seluruh indoesia, terutama angkatan 2007-2008 semoga kita bisa lulus UN sama-sama….LULUS 100%!!
    amieeen!

    kalo buat pemerintah….

    denger suara kita yaaaaaa!!

  198. 199 dhika 12 Juni 2008 pukul 11:00 am

    don’t worry
    believe me
    we’ll be graduate
    together!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  199. 200 sukma 13 Juni 2008 pukul 11:34 pm

    Angkatan 2007/2008 LULUS SEMUAAAAAAAAA………………!!!!!!!
    AMIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIN………..YA ALLAH ya Tuhan Kami

  200. 201 kate 14 Juni 2008 pukul 3:54 am

    moga2 aj kita semua lulus ya tmen2

    wlpun pmerintah kejam banget, apapun dinaikan!
    mulai BBM, hasil uan, mata pelajaran uan, sembako,
    sampai sampai mau buang air aj udch naik tarifnya.

    moga2 aja mereka cepet turun dari jabatan
    gen kita iso gantiin zaw????he he eh e
    ya tapi kudu lebih baek dari mereka banged@!

  201. 202 malang banget 14 Juni 2008 pukul 2:46 pm

    asss…lega..lega…UAN yang 6 ternyata bisa juga diatasi meski hasilnya pas….kalau dah d nyatakan lulus bersyukur deh Harus bangga dong lulus tentuny dengan proses yg halaltidak ada kata korupsi atau menghalalkan segala cara..patut dbanggakan bagi kita para siswa yg selalu jujur dalam mengerjakan soal..tapi sayang banget sekarang ni cari orang jujur susah…gimana kita bisa menemukan orang jujur klo pemerintah sendiri banyak yg ga jujur…
    kenapa jadi ngomongin pemerintah???????? eh tahu ga klo q boleh nilai uan tahun 2008 ni seru juga 6 pelajaran.dengan 6 pelajaran tu berarti siswa indonesia danggap pinter….tapi apa bener siswa2 indonesia itu pinter2????gimana bisa d bilang pinter klo ngerjakan soal2 uan j lirak lirik kiri kanan kayak mo nari bali ja….ada juga yang dapat bocoran soal+ jawaban.klo gini trus gimana anak indonesia bisa pinter?????aduh….gimana sih ini q jadi pusing sendiri??cari kejujuransusah banget sihhh!!!!!!!kenapa????eh…bukan kenapa tapi gimana solusinya??????

  202. 203 hery 15 Juni 2008 pukul 1:24 pm

    saya dengan sangat mohon kepada pemerintah, agar ujian nasional yang akan datang depersulit dan di perketat lagi pengawasanya,agar mutu pendidikan indonesia dapat meningkat, dan dapat memajukan indonesia yang akan datang.

  203. 204 Kirara... 17 Oktober 2008 pukul 1:41 pm

    pemerintah terlalu munafik..iri ma negara2 laen..

    pengenna cie maju..tapi????hasilna apa???
    jangan dibebankan semua ke anak2 didik dunkzz…benahi dulu pemerintahan..
    ujian 3 mapel aja dah kayak gitu,palagi 6???standartna tiap taun makin naek???g da barang yg turun apa??bensin juga naek..hehehe

    klo emg mo dbt 6,standartna diturunin…
    ni malah sarana bwt ngelatih anak bwt curang..logika na semakin sulit soal semakin kreatif anak cari CONTEKAN n alternatif..

    huuuufg…binung…

    disamping tu..gw nta doana ea..!!!moga qt lulus semuwa…AMIEEEEENNNNNN!!!!!!!!

  204. 205 Adimas 31 Oktober 2008 pukul 1:45 pm

    ehmm…
    ujian nasional smakin cpet mungkin materi nya makin dkit,,
    kita berdoA sajja agar angkatan kita lulus smuanyah..
    hahahaiiiii….

  205. 206 yohanes ladita 16 April 2009 pukul 4:07 pm

    pemerintah kadang2 ga pernah mikirin apa yang terjadi sama anak murid di indonesia,merekan mungkin bisa bicara kalo ini semua gunanya adalah untuk menciptakan siswa atau bibit2 yang punya otak2 cerdas,tapi solusi kaya gini ga pernah ada rumusnya,karena seseorang ga akan pernah bisa nguasain berbagai bidang,seseorang ga pernah di ciptakan sempurna,karena seseorang diciptakan memiliki skill yang berbeda-beda, 4 hari lagi saya uan,mohon doanya..

  206. 207 iklyma 28 September 2010 pukul 3:07 pm

    pengen”a UN gx usah da,,,,,,,,,,,,,,

  207. 208 S3 mini singapore 16 Maret 2013 pukul 8:00 am

    8 inch Super AMOLED display blurs the distinction
    between a traditional phone and a tablet. OK, let’s start with handset style, all of the devices come with different casings, the Black – Berry Bold 9780 and the Curve 8520 have classic Blackberry bar form casings complete with full QWERTY keyboards, whereas the Black – Berry Torch 9800 has a slider form casing with slide out QWERTY keyboard and a touch screen. You can listen to the music, read digital books, watch movies, and browse the internet, among others.


  1. 1 Ancaman Ujian Nasional , Takut ? « Bachtiar in other side Lacak balik pada 26 Oktober 2007 pukul 3:19 pm
  2. 2 Ujian Nasional , Siapa Takut ? « Bachtiar in other side Lacak balik pada 26 Oktober 2007 pukul 3:22 pm
  3. 3 tugas tik « Latifarosalini’s Weblog Lacak balik pada 25 Februari 2008 pukul 4:45 pm
  4. 4 Ujian Nasional « Silverdevil’s World Lacak balik pada 8 Maret 2008 pukul 10:46 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Selamat datang

Selamat datang di blog sederhana ini , sedikit cerita tentang Ujian Nasional SMA bisa ditemui disini .

Blogger

Blog ini sebenarnya adalah blog seorang pelajar SMA yang akan melewati UNAS mendatang . Pelajar yang bodoh adanya tetapi sangat antusias menghadapi ujian mendatang dan sangat optimis bahwa dirinya akan mampu lulus. IndonesiaTopRank.Com | The Indonesian Directory Website & Blogs Ranking

Kategori

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: